Penjual Tahu Asal Cikancana Cabuli Anak di Bawah Umur

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Seorang anak perempuan RO (7) mengalami tindakan pencabulan yang dilakukan seorang  pria yang diketahui berprofesi sebagai penjual tahu keliling berinisial G (58) warga Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong.

Peristiwa pencabulan tersebut terjadi  pada hari Jum’at (03/09/2021) di Kampung Kurulung RT 01 RW 07,Desa Sukasari kecamatan Cilaku kabupaten Cianjur.

Denden (36), Ketua RT setempat menuturkan, awalnya masyarakat curiga dengan gerak gerik penjual tahu keliling yang keluar masuk toilet umum beserta seorang anak dibawah umur.

“Sebelumnya masyarakat merasa curiga karena sudah beberapa kali melihat pelaku yang sehari hari sebagai penjual tahu keliling tersebut  keluar masuk dari WC dengan anak kecil (korban : red),”katanya di konfirmasi, sabtu (04/09/2021).

Karena curiga, masyarakat yang tengah mengintai gerak gerik pelaku kemudian beramai-ramai menangkapnya ketika sedang melakukan aksinya di salah satu toilet umum

“Kejadiannya hari Jumat sekitar pukul. 14.30 Wib, warga melihat tukang tahu tersebut masuk. Kemudian langsung menangkap pelaku yang tengah melakukan aksinya terhadap korban,”paparnya.

Kemudian, pelaku di interogasi warga atas perbuatan bejat yang dilakukannya kepada R.O.

“Saat diinterogasi dari pengakuannya pelaku sudah melakukan perbuatan tersebut sebanyak 3 kali,”

Atas dasar pengakuan pelaku dan  akhirnya masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada Mapolsek Cilaku.

“Masyarakat kemudian melaporkan G kepada Polsek cilaku, kemudian diamankan untuk proses selanjutnya,”terangnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Ipda Teten Permana, membenarkan telah menerima laporan terkait kasus dugaan pencabulan terhadap anak yang dilakukan oknum penjual tahu keliling tersebut.

“Benar kita sudah menerima laporan soal kasus dugaan pencabulan tersebut,saat ini pelaku telah diamankan dan akan kita lakukan proses penyelidikan untuk meminta keterangan dari pelapor dan terlapor”.terang Teten.

Teten menambahkan, bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan lebih rinci tentang kasus ini karena masih dalam tahap penyelidikan.

“Untuk saat ini belum bisa membeberkan secara rinci dulu terkait kasus ini,yang pasti kita akan secepatnya melakukan proses penyelidikannya,”pungkasnya. (byu)