Balai Besar TNGGP Pasrah Jika Rencana Pembangunan Geothermal Terealisasi

Gunung Gede Pangrango. Foto : Dok Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Adanya rencana proyek pembangunan energi panas bumi atau energi geothermal, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mengaku pasrah dan akan mengikuti instruksi serta aturan pemerintah pusat.

Meskipun di sisi lain, dampak positif negatifnya kemungkinan akan cukup besar jika rencana tersebut terealisasi.

BACA JUGA : Rencana Pembangunan Geothermal Harus Dikaji, Camat Cipanas: Ini Menyangkut Masyarakat Umum

“Jadi intinya betul ada pembahasan terkait rencana pembangunan energi panas bumi di kawasan TNGGP, Namun itu hanya pembicaraan awal di tingkat dasar,” kata Humas TNGGP, Agus Deni saat dihubungi radarcianjur.com, Senin (7/9/2021).

Bahkan dalam pembahasan mengenai rencana tersebut, Agus mengatakan, belum sampai ke arah teknis bagaimana proses pembangunan itu dan dimana akan dilakukannya pengeboran energi panas bumi.

“Belum sampe k arah teknis sana kang. Meskipun titik-titik dugaan potensi geothermal sudah ada, nanti akan ada kajian khusus,” ujarnya.

Termasuk menurutnya, imbas adanya hal tersebut seperti eksplorasi, pengrusakan lingkungan, dan lain-lain masih ada tahapan dan proses yang lumayan cukup panjang.

“Karena ada tahapan dan proses yang cukup panjang, tentunya sesuai aturan yang ada dan masih berlaku yang diterapkan pemerintah,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya mengaku, masih mendengarkan paparan dari perwakilan Kementerian ESDM. Belum ada bahasan secara rinci kaitan pembangunan itu.

“Belum secara rinci dibahas. Proses untuk ke arah pembangunan pun masih cukup panjang,” tukasnya. (dan)