Korban Keganasan Geng Motor Meninggal Dunia, Kapolres Cianjur: Doakan Segera Terungkap

TERKAPAR: Kondisi korban akibat dianiaya kelompok bermotor harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sayang, Cianjur. FOTO: BAYU/RADAR CIANJUR

RADARCIANJUR.com- Saeful (22) pemuda warga Kampung Mekarjaya Desa Jati Kecamatan Bojongpicung yang menjadi korban keganasan geng motor menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 2.00 WIB di RSUD Sayang, Cianjur.

Korban mengalami pendarahan hebat dan luka cukup parah pada bagian perut, sehingga membuat usus terburai. Ternyata, tersangka yang masih berkeliaran kembali menebar teror. Keluarga korban yang dalam perjalanan pulang ke kediaman pasca dari rumah sakit, dikejar oleh tiga orang dengan menaiki roda dua yang diduga tersangka.

“Semalam pas pulang dari rumah sakit, kita dikejar oleh tiga orang tapi satu motor dan bahkan mendatangi ke rumah sakit,” ujar Andi (26) keluarga korban.

Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan secara tegas pihaknya akan mengejar para pelaku tersebut dan secara pribadi mengucapkan belasungkawa kepada korban.

“Yang pertama turut berbelasungkawa kepada korban. Saat ini para pelaku masih kami lidik, doakan segera terungkap,” terangnya melalui pesan singkat.

Jenazah korban saat ini berada di kamar jenazah akan dilakukan otopsi guna penyelidikan pihak kepolisian dan rencananya akan dikebumikan pada pukul 14.00 WIB. (kim)