Mentan RI Beri Nama Baru Dua Tanaman Hias di Balithi

Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo saat mengesahkan nama baru bagi dua tanaman hias asal Sulawesi. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo memberi nama baru kepada dua tanaman hias asal Sulawesi yang dikembangbiakkan di Balai penelitian tanaman hias (Balithi) Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

Pemberian nama tersebut dilakukan Yasin Limpo yang didampingi oleh sejumlah unsur termasuk Forkopimda Cianjur, Kamis (9/9/2021).

“Sudah kita lihat bersama bahwa dari Balithi ini telah mampu mengembangkan genetika atau memelihara jenis tanaman hias lain dari berbagai wilayah. Termasuk mampu menjadikan genetika-genetika baru dari nusantara, seperti halnya yang kita sudah beri nama,” ujar Syahrul, Kamis (9/9).

Tanaman pertama asal Timur Indonesia yang baru diberi nama adalah ‘Mojang Timo’. Alasan pemberian nama tersebut, kata Mentan, memiliki arti sesuatu yang indah dari Timur. Kemudian tanaman hias kedua ia beri nama ‘Gincu Perempuan’, yang diartikan seperti seorang perempuan cantik yang menggunakan lipstik.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi kembang atau bunga yang berkualitas dan kuat serta bisa kita kembangkan lebih luas lagi di seluruh Indonesia,” kata Syahrul.

Di sisi lain, menurutnya, Indonesia ini memiliki keberagaman nusantara dari Sabang sampai Merauke. Salah satu satunya adalah dari dua genetika yang telah dilaunchingkan tadi.

Maka dari itu, kata Syahrul, sektor pertanian sejatinya memiliki kekuatan yang sangat besar dan paling siap untuk menunjang pertumbuhan ekonomi makro di Indonesia ini.

“Sektor pertanian ini jika kita cermati hampir 90 persen tidak begitu terkena dampak dari pandemi Covid-19. Maka ayo kita sama-sama memajukan pertanian yang berdaya saing tinggi ini untuk kemajuan bangsa dan negeri tercinta ini,” tandasnya. (dan)