Suntikan Modal BUMD Cianjur Masih Belum Pasti

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Rencana penyertaan modal oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau perusahaan daerah saat ini belum terlaksana.

Sebelumnya, dalam pembahasan teknis telah didiskusikan sejauh mana pemanfaatan dana penyertaan modal terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut tentunya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah yang akan mendorong kemajuan ekonomi di Kabupaten Cianjur.

Bupati Cianjur, H.Herman Suherman saat ini belum dapat memberikan kepastian kapan terlaksananya  suntikan modal kepada BUMD yang bertujuan untuk lebih meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sedang di proses di badan pembuatan perda, untuk jumlah nanti kita lihat,”katanya.

Sementara itu, Komisaris BUMD Sugih Mukti, Fajar Arif Budiman mengatakan, penyertaan modal yang dijanjikan Pemkab Cianjur kini tengah di proses oleh Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur.

“Sekarang sedang berlangsung rapat penyelerasan Raperda Penyertaan Modal oleh Pansus B DPRD Kab. Cianjur,”ungkapnya.

Disinggung mengenai besaran nominal penyertaan modal yang akan disuntikan Pemkab Cianjur kepada  BUMD Sugih Mukti Cianjur. Ia menjelaskan ada di angka milyaran rupiah.

“Untuk Draft terakhir direncanakan 20 Milyar yang akan disampaikan dalam 2 tahun anggaran,”terangnya.

Menurutnya, keputusan rapat akan di putuskan Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur.

“Pastinya menunggu hasil keputusan rapat hari ini (kamis 09/09/2021),”ucapnya.

Senada dengan yang disampaikan, ketua Pansus Komisi B DPRD Kabupaten Cianjur Diky Ismail membenarkan, tengah dikajinya penyertaan modal untuk sejumlah BUMD Cianjur.

“Masih pembahasan hasil evaluasi, nanti kami sampaikan hasilnya,”pungkasnya. (byu)