Cianjur Harap-Harap Cemas Tunggu Keputusan Evaluasi, Turun Level 1 atau Tetap Level 2

RADARCIANJUR.com- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Cianjur berada di level 2 hingga Senin (13/9). Berbagai pihak mengharapkan Cianjur berada di level 1. Hal tersebut didasari data angka kasus yang mulai menurun dan keterisian tempat isolasi di rumah sakit yang mulai berkurang.

Namun, Kabupaten Cianjur masih terus mengupayakan dari sisi tracing. Pasalnya, Cianjur masih belum memenuhi syarat level 1 yakni melakukan tes dengan sistem satu per 16 orang yakni satu orang positif melacak ke 16 orang yang kontak erat.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman mengatakan, Kabupaten Cianjur masih lemah di tracing.

“Yang ditargetkan satu tracing yakni 1 banding 16, namun saat ini satu banding sembilan. Sebelumnya lebih jauh, satu banding lima,” ujarnya.

Kendala lainnya yakni ketersediaan alat tes yakni rapid antigen yang belum mencukupi, sehingga pihaknya terus meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat agar bisa menyediakan.

Kondisi tersebut ternyata tidak hanya dirasakan oleh Cianjur saja. Namun kabupaten kota lainnya turut merasakan kurangnya ketersediaan alat tes.

“Bukan hanya kita, tapi kabupaten kota lainnya sama. Makanya kita terus desak provinsi,” ungkapnya.

“Jika tracing bisa terpenuhi, maka kemungkinan Cianjur berada di level 1 pada evaluasi pekan mendatang,” jelasnya.

Lanjutnya, bahkan sebelumnya sudah ada tim evaluasi yang datang untuk melihat kondisi Cianjur saat ini. Sehingga pihaknya merasa yakin Cianjur bisa berada di level 1.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman merasa yakin Cianjur bisa berada di level 1 dengan segala evaluasi dan fakta lapangan yang ada.

“Insya allah saya yakin Cianjur bisa berada di level 1, karena fakta di lapangan bisa kita ketahui dari mulai rumah sakit yang tempat isolasinya mulai berkurang dan angka kasus yang menurun,” tambahnya.

Namun, orang nomor satu di Cianjur ini berpesan agar masyarakat tidak euforia dengan Cianjur yang berada di level 2 atau nantinya di level 1. Tetapi tidak sertamerta melupakan protokol kesehatan (prokes). (kim)