Pemdes Munjul Sukses Laksanakan Vaksinasi Covid-19

DIVAKSIN: Salah satu warga Desa Munjul tengah menjalani vaksinasi Covid-19.

RADARCIANJUR.com – Pemerintahan Desa (Pemdes) Munjul Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur sukses melaksanakan vaksinasi tahap satu dan dua.

Dalam data kurang lebih sebanyak 700 warga Desa Munjul yang sudah divaksin selaras dengan yang diumumkan Bupati Cianjur Herman Suherman untuk tetap mengingatkan warganya, tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes).

“Meski saat ini Kabupaten Cianjur berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, akan tetapi kami selaku Pemerintah Desa Munjul mengajak seluruh warga melakukan vaksin sebagai upaya mempercepat target Pemda Cianjur menurunkan PPKM ke level 1,” ujar Kepala Desa Munjul, Yoyo Kuswoyo kepada Radar Cianjur, saat ditemui di meja kerjanya.

Yoyo menuturkan, Bupati Cianjur telah mengumumkan hasil evaluasi dari pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI yang telah memberikan SK dari Mendagri bahwa Cianjur berstatus PPKM level 2.

“Kami sangat mengapresiasi upaya masyarakat Desa yang selama ini dengan pemerintah dan stakeholder taat prokes secara ketat, melakukan vaksinasi bahkan kemarin kita sudah melakukan Swab antigen yang dikhusukan perangkat desa dan kader posyandu yang berjumlah 50 orang,” beber Yoyo.

Yoyo tetap mengimbau, warga dan perangkat Desa agar tetap melakukan arahan seuai instruksi pusat, daerah hingga desa, serta tentunya titip untuk tetap menjaga diri dikarenakan masih pandemi.

“Kita terus berjuang mendukung upaya Pemda untuk mewujudkan Kabupaten Cianjur berada di level 1. Jadi, terus tingkatkan prokes,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ada tiga hal yang akan menjadi fokus perhatian selama PPKM level 2 yang diberlakukan. Pertama, penanganan yang cepat dan sigap terhadap warga terkonfirmasi Covid-19, terkait hal ini, meminta partisipasi aktif dari masyarakat di lingkungan sekitar.

“Kalau ada yang sakit Covid-19 cepat laporkan, kita tangani langsung. Kalau yang tanpa gejala isolasi mandiri karena fasilitas kami sudah siap, yang terpapar langsung kita tangani dan kita bantu ke rumah sakit,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, sambung Yoyo adalah penelusuran warga yang terkonfirmasi kontak langsung atau tracing.

“Karena khawatir ada tetangga dan keluarga maupun kerabat dekat dilingkungannya yang bersentuhan jika sampai terindikasi maka segera lakukan tracing, kalau tidak khawatir akan menyebar lagi,” sambungnya.

Sedangkan fokus ketiga, adalah percepatan vaksinasi Covid-19. Pihaknya sendiri saat ini tengah menggencarkan pelaksanaan vaksinasi dengan mendata ulang warga yang belum melaksanakan vaksin, hingga melakukan peninjauan langsung kepada warga serta bersosialisasi kepada warga bahawa vaksin itu aman dan halal.

“Kami terjun langsung kepada warga dan diimbau agar tetap melakukan prokes seperti memakai masker keluar rumah, ini yang paling penting. Covid-19 itu masuk melalui hidung dan mulut. Jadi, masker itu buat kita sendiri,” pungkasnya. (hry)