Komite Tiga Pilar Upayakan Budaya Cianjur Tidak Punah

MASIH DIPERJUANGKAN: Bupati Cianjur, Herman Suherman mengapresiasi upaya Komite Tiga Pilar Budaya Cianjur dalam melestarikan Ngaos, Mamaos dan Maenpo. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Tiga Pilar Budaya Kabupaten Cianjur yakni Ngaos, Mamaos dan Maenpo tengah dalam perjuangan untuk kembali digaungkan. Setelah diperkuat dengan dasar hukum dari Perbup dan Perda, Komite Tiga Pilar langsung melakukan sosialisasi ke 32 kecamatan.

Sosialisasi tersebut bukan sekedar rangkaian kegiatan, namun sebagai langkah untum melestarikan dan menjaga agar generasi muda atau penerus bisa tetap menjaga.

Ketua Komite Tiga Pilar Budaya Kabupaten Cianjur, Raden Sulaeman mengatakan, setelah pembentukan Komite Tiga Pilar, pihaknya langsung melakukan sosialisasi pilar budaya Cianjur yakni Ngaos Mamaos dan Maenpo.

Kang Sule, sapaannya, memaparkan, dari 32 kecamatan sudah sebagian besar disambangi. Bahkan hanya tinggal beberapa kecamatan yang rencananya akan dikunjungi untuk melakukan sosialisasi serupa dalam waktu dekat.

“Kita secara masif kembali menyosialisasikan tiga pilar budaya, agar kembali menggaung di Cianjur,” ujarnya.

Lanjutnya, tiga pilar budaya harus terus dikenalkan, terlebih kepada generasi muda agar tidak pudar seiring berkembangnya zaman.

“Pilar budaya, mulai dari ngaos mamaos dan Maenpo ini merupakan jadi diri kita, masyarakat Kabupaten Cianjur. Perlu untuk dikenalkan lagi, supaya semua mengenal bahkan diharapkan bisa melestarikan, terutama generasi muda sebagai penerus kita ke depan,” terangnya.

Dirinya saat ini masih bergerak secara mandiri atau belum mendapat sokongan dana dari pemerintah daerah. Meski begitu, pihaknya tidak akan menyerah untuk mengenalkan dan melestarikan pilar budaya Cianjur.

“Ini menjadi tanggung jawab kami, dan mungkin secara umum menjadi tanggungjawab semua pihak. Kita saat ini masih bergerak secara mandiri, tapi ke depannya diharapkan pemerintah juga dapat mendukung dengan penyertaan pendaan agar upayanya lebih maksimal,” jelasnya.

Bupati Cianjur Herman Suherman, menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah Komite Tiga Pilar Budaya Cianjur yang sudah bergerak cepat melakukan sosialisasi ke setiap kecamatan.

“Saya berterimakasih komite sudah bergerak secara maksimal. Ke depannya juga akan lebih kita gebyar kan tiga pilar ini, bahkan sampai masuk kurikulum muatan lokal,” tuturnya.

Herman memastikan Pemkab juga akan mendukung komite dengan memberikan pendanaan.

“Kita akan dukung dengan pendaanaan dari APBD, pastinya pemkab akan mendukung pelestarian tiga pilar budaya ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Ganjar Ramadhan mendukung pelestarian pilar budaya Cianjur yang dilakukan komite tiga pilar budaya. Tetapi dia juga mendorong pemkab bisa segera memberikan suntikan dana agar peletarian pilar budaya Cianjur bisa lebih maksimal.

“Mereka sudah berusaha secara mandiri saat ini, ke depannya harus didukung dengan pendanaan yang memadai. Karena ini pelestarian budaya, harus secara maksimal,” tutupnya. (kim)