Cianjur Gagal Turun ke PPKM Level 1, Ini Penyebabnya

RADARCIANJUR.com – Kabupaten Cianjur kembali turun level menjadi level 2 setelah sempat dinyatakan menjadi Level 1 PPKM melalui data perkembangan Asesmen Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat pada periode 4 September hingga 11 September 2021.

Hal tersebut terjadi karena aturan baru penilaian PPKM Level yang dikeluarkan Menteri Koordinator Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin Malam, 13/09/2021 yang diumumkan serentak di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Cahyo Suprio mengatakan, beberapa penilaian secara indikator kabupaten dan kota di jawa barat termasuk Kabupaten Cianjur sudah masuk level 1.

“Memang secara data Kabupaten Cianjur telah masuk Level 1, namun ada indikator lain yang menyebabkan Cianjur kembali turun,”katanya.

Beberapa penyebab turunnya level Cianjur akibat peraturan baru penilaian persentase vaksin yang masih jauh dibawah standar.

“Untuk peraturan baru dari Menteri (Marves) tidak hanya penilaian tracing dan testing saja juga di tambah penilaian vaksin dengan capaian harus 50 persen minimal dan kebetulan seluruh jawa barat belum mencapai termasuk Kabupaten Cianjur,”ungkapnya.

Menurutnya, saat ini di Provinsi Jawa Barat tidak ada kabupaten atau kota yang berstatus Level 1.

“Yang paling tinggi itu level 2 di Jawa Barat dan alhmdulillah Cianjur sudah termasuk,”terangnya.

Cahyo berharap, dengan upaya yang dilakukan Pemkab Cianjur dapat lebih memperbaiki status Level Kabupaten Cianjur.

Dalam dua minggu pihaknya akan berupaya memenuhi syarat persentase vaksinisasi.

“Sebagai ketua OPD yang membidangi kesehatan mudah-mudahan dengan perjuangan yang kita lakukan bisa masuk level 1,”ungkapnya.

Senada dengan yang disampaikan, Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengatakan, Kabupaten Cianjur saat ini masih berstatus Level 2.

“Kita masih di level 2 sekarang, Cianjur sebenarnya sudah masuk level 1 tetapi karena permasalahan target vaksin belum memenuhi,”tandasnya. (byu)