Gagal Nyalip, Pengendara Motor Meninggal Dunia di Jalan KH Abdullah Bin Nuh

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, tepatnya di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Dari informasi terhimpun, kecelakaan tersebut terjadi saat motor dengan nomor polisi F 4398 WO yang dikendarai oleh Ujang Sahudin dari arah perempatan Jalan Pangeran Hidayatullah dengan berboncengan menuju ke arah Rancagoong akan mendahului angkutan kota (angkot).

Namun, dikarenakan jalan licin karena air hujan, motor yang dikendarai korban tergelincir hingga mengakibatkan korban terjatuh ke kanan. Tiba-tiba dari arah belakang terdapat truk molen dengan kecepatan sedang akan melintas.

Naas, korban yang meninggal dunia akibat terlindas truk dengan nomor polisi B 9766 BIO yang dikemudikan oleh Ridwan Effendi.

Andre Wijaya (20) saksi mata yang melihat kejadian tersebut menuturkan, pengendara motor melaju dari arah Cianjur menuju Rancagoong dengan berboncengan yang diduga anaknya.

“Si bapaknya mau menyalip angkot awalnya, tapi malah jatoh. Di belakangnya ada truk semen, akhirnya si bapaknya tergilas truk,” ujarnya.

Lanjutnya, perempuan yang berkisar 25 tahun yang diduga anaknya histeris melihat kejadian tersebut dan sempat pingsan di lokasi kejadian.

“Anaknya kisaran usia 25 tahun, histeris setelah kecelakaan dan sempat pingsan. Lalu, dibantu warga untuk ditenangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Cianjur, Iptu Anjar mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

“Kita masih selidiki kejadian ini, supir dan saksi di lokasi kejadian kita tengah mintai keterangannya. Satu orang luka ringan dan pengendara meninggal dunia di tempat akibat terlindas truk,” paparnya. (kim)