BRIN ‘Tekel’ Pusat Konservasi Tumbuhan di Kebun Raya

Serah terima jabatan yang dilakukan oleh sejumlah pihak di Gedung Kebun Raya Cibodas yang sebelumnya LIPI, kini bertransformasi menjadi BRIN. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Pusat konservasi tanaman dan tumbuhan yang berada di sejumlah kebun raya, kini ditangani oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Sebelumnya, penanganan terkait hal itu dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI.

Transformasi itu dilakukan pemerintah agar setiap bidang yang ada di dalamnya dapat lebih fokus menangani di setiap porsinya masing-masing

Kepala Kantor Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Dr Sukma Surya Kusumah mengatakan, transformasi sejumlah lembaga riset di Indonesia ini berdasarkan peraturan presiden atau Perpres.

“Jadi BRIN itu merupakan satu kesatuan dari lembaga-lembaga konservasi tumbuhan, yang fokusnya adalah pada riset konservasi. Karena fungsi Kebun Raya sendiri adalah pusat riset dan konservasi tumbuhan,” terang Sukma kepada wartawan.

Dalam teknisnya pun, pusat riset konservasi tumbuhan ini tak beda jauh seperti sebelumnya ditangani LIPI. “Jadi kita akan fokus pada koleksi dan riset. Bagaimana tumbuhan itu berkembang, dan penanganan seperti apa supaya tumbuhan itu tidak punah dan tetap terselamatkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Sukma mengatakan, adanya hal tersebut, tentu pihaknya harus lebih proporsional dalam pengelolaan pengembangan atau konservasi tumbuhan itu sendiri.

“Jadi nantinya kita akan satu wadah kesatuan. Tetapi tetap difokusnya masing-masing. Seperti contoh mana ranahnya riset, mana yang nantinya untuk edukasi wisata dan sebagainya,” kata dia.

Makanya secara manajerial pun, ujar Sukma, di kebun raya ini ada dua pengelolaan. Istilahnya ada dari BRIN sebagai mitra risetnya, dan ada dari pihak Mitra Natura Rata, yang fokusnya mengelola wisata edukasi.

“Dalam pengolahan wisata pun tentu saja tidak mengurangi nilai-nilai konservasi atas kebun raya itu sendiri. Makanya ini harus berjalan beriringan, berkoordinasi, dan komunikasi. Sehingga pengembangan wisata edukasi dapat dikembangkan secara baik untuk melayani masyarakat dan publik,” paparnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, sejumlah pihak telah resmi mengestapetkan kepemimpinan di Kebun Raya Cibodas ini dengan dilaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari Pimpinan lama Kebun Raya Cibodas, yakni Dr. Dian Latifah, M.App.Sc kepada Fitri Kurniawati, M.IL, yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Pengelola Kebun Raya Cibodas, Selasa (14/9/2021).

Sertijab pun dihadiri oleh Plt. Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi, Dr. R. Hendrian, M.Sc., Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Hayati, Dr. Imam Hidayat, Kepala Kantor Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Dr. Sukma Surya Kusumah, S.Hut., M.Si., Ketua Tim PME Ilmu Pengetahuan Hayati, Ahmad Fathoni, Ph.D., Koordinator Administrasi Penelitian di Cibodas, para eks sub Koordinator Layanan Kawasan Cibodas, dan General Manager PT Mitra Natura Raya Kebun Raya Cibodas. (dan)