Cianjur Peringkat 4 Resiko Rawan Bencana Nasional

Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Tedy Artiawan

RADARCIANJUR.com- Kabupaten Cianjur saat ini masih rawan terjadinya bencana, baik itu berskala kecil maupun besar dan ada beberapa wilayah yang terindikasi sebagai kecamatan zona merah bencana yakni wilayah Utara dan Selatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mencatat saat ini Kabupaten Cianjur masuk peringkat 4 resiko bencana di Indonesia.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Tedy Artiawan mengatakan, saat ini Cianjur masih menjadi daerah yang rawan terjadi berbagai macam bencana.

“Karena kita punya pantai sehingga rawan terjadinya tsunami, resiko pergerakan tanah kemudian punya gunung berapi dan itu mesti kita waspadai semua manakala ada kejadian kita selalu tanggap kondisi tersebut,”katanya.

Selain itu ada satu kecamatan di Cianjur yang termasuk zona rawan terjadinya bencana.

“Seperti kita lihat di zona peta wilayah rawan pergesaran tanah itu ada di campaka. Beberapa kejadian amblasnya tanah terjadi di situ,”tuturnya.

Menurutnya, Kecamatan Campaka dapat dikategorikan sebagai daerah yang rawan karena letak geografisnya sehingga sangat beresiko.

“Karena struktur tanah dan letak geografisnya kan pegunungan atau perbukitan,”terangnya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan bencana terjadi pihaknya telah menyiapkan tim hingga ke seluruh Desa di kabupaten Cianjur

“Di bulan september ini kami menyediakan tim BPBD manakala ada kejadian bencana. Kita siaga 24 jam fokus sampai ke desa karena kita punya Retana dan selalu berkomunikasi dengan BPBD pusat Cianjur,”ungkapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan kemungkinan terjadinya bencana.

“Kita waspadai, kalau bisa manakala ada gejala-gejala bencana masyarakat agar segera memberitahu,”pungkasnya. (byu)