Jangan Bawa Anak di Bawah 12 Tahun ke Pusat Perbelanjaan

DIBATASI: Tidak semua pengunjung dapat memasuki pusat perbelanjaan saat ini, terlebih bagi anak di bawah usia 12 tahun. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Meskipun saat ini pusat perbelanjaan sudah dibuka di masa pandemi saat ini, namun tidak semua masyarakat bisa menikmati atau leluasa seperti sebelum pandemi. Pasalnya, meskipun kondisi dalam tahap pulih, akan tetapi hal tersebut sangat berbahaya.

Di Kabupaten Cianjur yang saat ini dalam level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tetap melakukan aturan ketat untuk memasuki pusat perbelanjaan.

Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, meskipun di Cianjur tidak ada mall, namun masih terdapat tempat atau pusat berbelanja. Sehingga pihaknya menyebarkan imbauan seperti membatasi pengunjung hingga tidak diperbolehkannya anak di bawah 12 tahun untuk masuk.

“Kalau imbauan sudah kita sampaikan, ada beberapa tempat seperti Citimal dan tempat lainnya sudah menerapkan hal tersebut bahwa anak di bawah 12 tahun dilarang masuk,” ujarnya.

Selain itu, bukan hanya anak di bawah 12 tahun, bagi pengunjung yang belum melakukan vaksinasi pun tidak mendapatkan akses masuk. Sementara untuk ibu hamil, boleh namun sudah menerima vaksin minimal dosis pertama.

“Yang jelas harus sudah divaksin dan minimal dosis pertama,” ungkapnya.

Lanjut Yusman, pihaknya tengah melakukan penerapan aplikasi PeduliLindungi sebagai salah satu pendataan atau terlihatnyan kapasitas kunjungan. Pasalnya, setiap pengunjung yang masuk dengan menggunakan aplikasi tersebut akan terlihat sudah divaksin atau belum.

“Sekarang sudah diharuskan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk mall atau pusat perbelanjaan, ada beberapa pusat perbelanjaan yang sudah menerapkan penggunaan aplikasi tersebut,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman menambahkan, pihaknya mengikuti aturan dari pusat berkaitan dengan penerapan dilarangnya aturan tersebut.

“Sama seperti pusat, kita ikuti arahan dari Pemerintah Pusat dan memang dilarang bagi anak di bawah 12 tahun,” singkatnya. (kim)