Cedera, Absen di Olimpiade Tokyo, Hapus Trauma di Papua

Cedera, Absen di Olimpiade Tokyo, Hapus Trauma di Papua

Radarcianjur.com -Emilia Nova menjalani operasi tulang punggung pada April lalu. Karena itulah, dia absen di Olimpiade Tokyo 2020. Namun, Emil –sapaannya– dipastikan akan turun di PON XX untuk mewakili DKI Jakarta.

Pelatih Fitri Haryadi mengonfirmasi kabar tersebut. Dia menjelaskan bahwa kondisi Emil sudah membaik. Namun, efek operasi itu bakal memengaruhi performa Emil di PON.

”Pasti mengganggu. Tetapi, dokter memperbolehkan Emil turun di PON karena melihat progresnya selama dua bulan terapi cukup baik. Tidak ada keluhan sakit,” ujar pria yang akrab disapa Ongky tersebut.

Pada edisi PON 2016, Emil sukses meraih tiga emas pada nomor lari gawang 100 meter, saptalomba, dan estafet 4 x 100 meter. Emil juga tercatat sebagai pemegang rekornas saptalomba dengan raihan 5.386 poin.

Ongky menyatakan, di Papua nanti tidak ada target muluk untuk Emil. ”Yang kami kejar bukan target waktu semata. Kami lebih ingin mengatasi trauma Emil agar bisa hilang. Beberapa kali mencoba latihan dengan gawang, dia sudah bisa sedikit demi sedikit,” ungkapnya.

Emil memiliki waktu terbaik lari gawang 13,33 detik saat meraih perak Asian Games 2018. Emil terakhir bertanding pada SEA Games 2019 dan meraih emas dalam waktu 13,61 detik. Sebelum SEA Games tersebut, Emil juga berjuang keras mengatasi cedera tumit selama satu tahun.

Pada edisi PON 2016, Emil sukses meraih tiga emas pada nomor lari gawang 100 meter, saptalomba, dan estafet 4 x 100 meter. Emil juga tercatat sebagai pemegang rekornas saptalomba dengan raihan 5.386 poin.

Ongky menyatakan, di Papua nanti tidak ada target muluk untuk Emil. ”Yang kami kejar bukan target waktu semata. Kami lebih ingin mengatasi trauma Emil agar bisa hilang. Beberapa kali mencoba latihan dengan gawang, dia sudah bisa sedikit demi sedikit,” ungkapnya.

Emil memiliki waktu terbaik lari gawang 13,33 detik saat meraih perak Asian Games 2018. Emil terakhir bertanding pada SEA Games 2019 dan meraih emas dalam waktu 13,61 detik. Sebelum SEA Games tersebut, Emil juga berjuang keras mengatasi cedera tumit selama satu tahun.(Jpc)