Ratusan Dewan Guru Diajak Kampanye Pancasila dan Dasar Negara di Cipanas

Ratusan guru di kabupaten Cianjur mengikuti sosialisasi empat pilar yang digelar oleh MPR RI melalui Badan Sosialisasi (Bansos) Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sekitar 300 dewan guru yang ada di Kabupaten Cianjur melalui Perkumpulan Pendidik Sains Indonesia (PPSI) diajak untuk melakukan kampanye pentingnya mengenal wawasan kebangsaan kaitan dasar negara yakni Pancasila dan Undang-undang Dasar (UUD) Negera Republik Indonesia 1945.

Pelaksanaan yang berlangsung di salah satu hotel di wilayah Cipanas itu diinisiasi oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) melalui Badan Sosialisasi yang ada di MPR, Selasa (21/9/2021).

Pimpinan Badan Sosialisasi MPR RI, Mohamad Idham Samawi mengatakan, sosialisasi ini merupakan salah satu bagian dari kewajiban MPR RI kepada warga negara Indonesia dalam mengingatkan pentingnya mengetahui makna Pancasila serta UUD 1945.

BACA JUGA : Pemkab Cianjur Alokasikan Rp 18 Milyar Pertahun Untuk Guru Madrasah

“Jadi tadi ada enam anggota MPR RI yang memberikan pandangan serta pengetahuan terkait dasar negara itu, termasuk saya sendiri menyampaikan perjalanan Pancasila hingga dicetuskan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa,” kata dia, Selasa (21/9).

Menurutnya, dengan menyasar para guru Sains ini tentu diharapkan bisa menjadi upaya bersama dalam meningkatkan minat siswa lebih mengenal arti dasar negara Indonesia tercinta ini.

“Karena dengan kita mengajak para guru, secara otomatis mereka juga yang nantinya bakal mengimplementasikan kembali ke calon-calon pemimpin bangsa yakni siswa siswi di sekolah,” katanya.

Ketua Umum Perkumpulan Pendidik Sains Indonesia (PPSI) Yuyun Rahayu Nur Yusuf mengatakan, adanya sosialisasi empat pilar kebangsaan ini tentu sangat bermanfaat bagi para guru supaya bisa kembali mengimplementasikan kepada muridnya di masing-masing daerah.

“Ini tentu bakal menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kami sehingga ketika nantinya diterapkan lagi kepada murid di sekolah, diharapkan tidak ada lagi hal-hal lain yang dapat merugikan mereka,” katanya.

Menurutnya, penyampaian tentang empat pilar kebangsaan ini bukan hanya dilakukan oleh guru-guru PPKN saja, tetapi juga bisa diterapkan oleh guru lain dengan contoh dan sikaf nyata saat di sekolah maupun luar tempat pendidikan.

“Jadi ketika para dewan guru ini bisa mengimplementasikan hal-hal itu bagi muridnya, diharapkan kedepan bisa menjadikan anak-anak Indonesia menjadi calon pemimpin terbaik bagi bangsa dan negara ini,” pungkasnya. (dan)