Seleksi PPPK di Cianjur Gratis Tes Antigen

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Peserta tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Cianjur tidak perlu resah dengan salah satu syarat yang mewajibkan untuk tes antigen. Pasalnya, tes tersebut diberikan secara cuma-cuma atau gratis kepada guru yang akan mengikuti tes yang sudah dibuka oleh pemerintah.

Selain itu, hal tersebut sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Namun, untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Hal tersebut dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy. Ia mengatakan, Kemenkes mengimbau agar guru yang akan mengikuti tes PPPK mendapatkan pelayanan tes antigen secara gratis. “Yang tidak dapat (gratis, red) CPNS itu, karena dari Kemenkes imbauannya antigen gratis bagi guru yang melaksanakan tes PPPK,” ujarnya.

Lanjutnya, kebijakan ini berdasarkan surat permohonan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) agar guru yang melaksanakan tes PPPK digratiskan swab antigennya.

CPNS tidak mendapatkan porsi cuma-cuma dikarenakan masuk dalam kategori kepentingan individu. Selain itu menimbang stok alat antigen pun terbatas. “Sementara untuk CPNS itu belum, karena mungkin masuk kepentingan individu jadi tidak digratiskan, menimbang stok antigen juga terbatas,” ungkapnya.

Irvan pun mengungkapkan, alat test swab antigen untuk guru PPPK diperbolehkan melakukan pengajuan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Pasalnya, akan banyak guru yang akan mengikuti tes tersebut. Sehingga Cianjur sangat memerlukan stok lebih alat tes usap. “Yang ikut pasti ribuan, mungkin terpakai semua. Kita belum lihat di lapangan tapi digratiskan semua,” paparnya.

Sebelumnya sempat dikabarkan peserta tes CPNS pun mendapat swab test antigen gratis. Namun, dirinya menjelaskan bahwa pada beberapa hari sebelumnya terdapat informasi yang simpang siur dan masih belum pasti. “Tapi kami mendapatkan penegasan bahwa digratiskan untuk guru berdasarkan surat Kemendikbudristek,” jelasnya.

Peserta tes CPNS masih bisa melaksanakan swab antigen di puskesmas dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dengan biaya Rp100 ribu. “Ini menjadi screening sebagai bagian dari persyaratan dan upaya pencegahan karena kondisi ujian yang lama walaupun dengan prokes tapi persyaratan ini bisa membuat peserta lebih aman. Mencegah klaster intinya,” tutupnya. (kim)