Ruangguru Laksanakan Kompetisi Sains Guna Cari Potensi Terpendam Siswa

Radarcianjur.com -Perusahaan edutech terbesar di Asia Tenggara, Ruangguru menggelar Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) jenjang SMA/MA. Kali ini, Ruangguru menyelenggarakan KSR untuk jenjang SMP/MTs.

KSR sendiri merupakan sebuah kompetisi sains berskala nasional pertama dan terbesar di Indonesia sebagai wadah pengasahan minat, pengukuran potensi, dan percetakan siswa/siswi tangguh dan berprestasi di bidang sains dari seluruh Indonesia.

Dalam menyelenggarakan KSR, Ruangguru berkolaborasi dengan Juri Kompetisi Sains Nasional dan Tim Olimpiade Nasional untuk 6 bidang mata pelajaran, yaitu Biologi, Matematika, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.

Periode kompetisi KSR SMP/MTs akan berlangsung selama 4 minggu, terdiri dari babak regional dan babak nasional. Di dalam kompetisi ini, para siswa juga akan mendapatkan sesi Coaching Clinic untuk mempertajam keterampilan mereka di bidang sains.

Diantika Ardila Shanti sebagai Absolute Winner di Bidang Ekonomi KSR SMA/MA 2021 mengatakan, selama mengikuti kompetisi ini, dirinya mendapatkan banyak manfaat. Soal-soal yang dikompetisikan pun sangat menantang.

“Strategi saya dalam menghadapi KSR SMA adalah mempersiapkan diri dengan matang, memperbanyak latihan soal, serta menjaga fokus saat berkompetisi. Pesan saya kepada para calon peserta KSR SMP adalah manfaatkan setiap kesempatan yang dimiliki dan jangan menunda-nunda, hindari overthinking, serta tetap semangat!,” tutur dia.

Melihat sisi lain, berdasarkan hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 kepada 600.000 anak berusia 15 tahun dari 79 negara, siswa sekolah menengah dari Indonesia berada di urutan ke-74 dari 79 negara dalam kategori literasi, sains, dan matematika.

VP Marketing Ruangguru Ignatius Untung Surapati menyampaikan, KSR merupakan manifestasi upaya Ruangguru dalam merubah rupa ilmu sains menjadi mata pelajaran yang lebih diminati oleh siswa/siswi Indonesia.

“Kami gembira melihat sambutan baik dari pelajar dan sekolah di Indonesia. Terlepas dari keragaman tingkat partisipasi di setiap provinsi, jumlah partisipasi sebanyak 20.222 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia merupakan indikasi baik terhadap minat pelajar Indonesia di bidang sains,” ungkap dia dalam keterangannya dikutip, Jumat (24/9).

Hasil data KSR menunjukkan bahwa pulau Jawa dan Bali masih relatif dominan, sementara ketimpangan masih terjadi di bagian timur Indonesia. Namun ada juga kejutan, baik prestasi dari Kepulauan Riau dan Riau yang berhasil menduduki 3 besar diputaran regional.

“Di Ruangguru, kami percaya bahwa anak Indonesia memiliki potensi besar untuk berprestasi, dan menjadi tugas kita bersama untuk membangun akses yang setara demi memajukan pendidikan berkualitas di Indonesia,” imbuh dia.

Kata dia, kompetisi sains terbesar ini dapat menjadi salah satu tolok ukur analisis pemahaman siswa/siswi terhadap ilmu sains. Ragam temuan dapat menjadi dasar rencana kerja semua pemangku kepentingan di masa depan.

“Selain itu, tentunya kami berharap bahwa ajang ini mampu membuka cakrawala siswa/siswi sehingga mereka dapat semakin tertarik dengan mata pelajaran sains, dan mampu untuk mengasah minat mereka di bidang sains,” lanjut Untung.

Adapun, bagi para pemenang dan juara nasional, KSR SMP/MTs persiapkan hadiah dengan total nilai sebesar Rp. 300.000.000 berupa uang tunai, medali, akses gratis ke ruangbelajar selama 1 tahun, sertifikat keikutsertaan, sertifikat pemenang, serta merchandise.(Jpc)