Wakil Bupati Cianjur Tinjau PTM

Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin saat meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Ibu Dewi 2 dan SDN Ibu Dewi 4 Cianjur. Jumat (24/9/21).

RADARCIANJUR.com – Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin saat meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Ibu Dewi 2 dan SDN Ibu Dewi 4 Cianjur. Jumat (24/9/21).

“Agar pelaksanaan PTM tidak menjadi klaster penularan Covid – 19. Untuk itu Kepala Sekolah, Guru dan peserta didik untuk senantiasa extra menjaga kesehatan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan”.

Lanjut Wakil Bupati Cianjur mengapresiasi Kepala Sekolah dan Guru yang telah memberikan informasi tentang pentingnya menerapkan disiplin protokol kesehatan kepada peserta didik guna menghentikan penularan Covid – 19 di Kabupaten Cianjur.

“Setelah saya bertanya kepada peserta didik, mereka pun telah mengetahui pentingnya untuk melaksanakan disiplin protokol kesehatan dengan 5 M”. Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa barat, Endang Susilastuti menyebut, baru ada 40 sekolah tingkat menengah dan sederajat di kabupaten Cianjur yang menyatakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM pasca pandemi dan aturan PPKM level dari pemerintah.

BACA JUGA : KCD Disdikbud Jabar Sebut Baru 40 Sekolah Menengah di Cianjur yang Mulai PTM

Hal tersebut menyusul setelah adanya laporan dari masing-masing SMA, SMK, dan SLB di Cianjur yang mengirimkan kesanggupan PTM melalui link atau aplikasi yang telah disediakan oleh Disdikbud Provinsi Jawa barat.

“Jadi baru ada 40 sekolah menengah yang telah mengisi link dan menyatakan untuk menggelar PTM di Kabupaten Cianjur,” ujar Endang saat ditemui usai Rapat koordinasi (Rakor) Ketua Satgas Covid-19 Satuan Pendidikan, di SMKN 1 Pacet, Rabu (22/9/2021).

Meski begitu, pihaknya optimis bahwa dari 288 sekolah menengah dan sederajat di kabupaten Cianjur ini, akan mampu untuk segera melaksanakan PTM sesuai aturan yang ada di Pemerintah setempat.

“Makanya kami membuat sebuah link atau aplikasi untuk para sekolah menengah di Cianjur khususnya, agar bisa segera melaporkan kesanggupan dalam menggelar PTM. Sehingga kita juga akan memiliki data final seberapa banyak jumlah sekolah yang telah PTM,” katanya.(cep/dan)