Warga Cimacan Dapat Hadiah Voucher Belanja Usai Vaksinasi

Salah seorang warga Cimacan saat tengah menjalani suntik vaksin Covid-19 yang digelar di Cibodas Cimacan. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sebanyak seribu warga yang berada di Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, kabupaten Cianjur semangat mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digelar Pemdes Cimacan bersama Forkopimcam dan Forkopimda Cianjur, Jumat (24/9/2021).

Dalam kesempatan itu pula, Forkompincam Cipanas membagikan voucher diskon belanja kepada warga yang bersedia mengikuti vaksinasi Covid di hari itu.

Kepala Desa Cimacan Deden Ismail mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dosis pertama ini merupakan kerjasama antara Polres Cianjur, Kodim 0608/Cianjur serta sejumlah pihak termasuk Forkompincam Cipanas.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanaan program pemerintah terkait gebyar vaksinasi yang menyasar sebanyak seribu dosis untuk masyarakat umum yang ada di wilayah Desa Cimacan,” ujar Deden, Jum’at (24/9).

Kesiapan ini dilakukan Pemdes Cimacan setelah adanya bantuan penyediaan dosis vaksin serta tim medis dari Polres Cianjur yang dipersiapkan selama beberapa pekan kemarin.

“Persiapan yang kami lakukan sekitar dua Minggu. Dengan teknis pendaftaran melalui aplikasi maupun manual yang telah disediakan pemerintah desa,” kata Deden.

Sementara itu, Kapolsek Pacet, AKP Galih Apria mengatakan, demi meningkatkan antusias masyarakat dalam mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Desa Cimacan ini, pihaknya menyediakan dua ribu voucher belanja kepada warga yang mau disuntik vaksin.

“Kami menyediakan 2000 voucher untuk dibagikan kepada warga yang telah ikut vaksinasi, yang dibagikan secara bertahap. Dan kali ini kami salurkan seribu hadiah voucher itu di Cimacan,” katanya.

Pihaknya berjanji, akan terus berupaya mengajak masyarakat dalam menumbuhkan kesadarannya supaya lebih bersedia untuk divaksin.

“Ikhtiar ini kami lakukan demi mengajak masyarakat lebih antusias untuk disuntik vaksin sebagai pencegahan penularan virus Covid-19 yang saat ini masih menjadi pandemi khususnya di kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (dan)