5 Pejabat Baru Baznas Cianjur Dilantik Bupati

Lima pejabat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur periode 2021-2026 dilantik Bupati di Pendopo Pemkab Cianjur, Senin (27/9/2021).

RADARCIANJUR.com – Lima pejabat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur periode 2021-2026 dilantik Bupati di Pendopo Pemkab Cianjur, Senin (27/9/2021).

Diharapkan selama periode lima tahun ke depan, berbagai potensi infak dan sedekah akan digali pengurus baru.

Kelima pejabat Baznas Kabupaten Cianjur yang dilantik diantaranya Ketua H Tata A.Pi, Wakil Ketua I KH Aden Ali Abduloh, Wakil Ketua II H Rose Rizal, Wakil Ketua III HM Ichsan, dan Wakil Ketua IV H Hilman Syaukani.

“Untuk kegiatan pelantikan pengurus BAZNAS Alhamdulillah sudah selesai dilaksanakan insya Allah sesuai dengan arahan pak Bupati kami dari jajaran Baznas yang didampingi oleh 4 wakil ketua akan melaksanakan tugas sesuai dengan aturan dan ketentuan,” ujar Ketua Baznas Kabupaten Cianjur, H Tata A.Pi, Senin (27/9/2021).

BACA JUGA : Vaksinasi Syarat Penting Transisi Pandemi jadi Endemi

Selanjutnya, untuk periode 5 tahun ke depan 2021-2026, pihaknya ingin mensejahterakan masyarakat Kabupaten Cianjur, dengan menggali potensi baik itu infak sedekah dan zakat.

“Selanjutnya PR yang harus kita lakukan pada saat 3 bukan ke depan kita akan membenahi berkaitan dengan sumber daya manusianya dan potensi potensi yang ada,”ungkapnya.

Dia juga mengatakan, untuk ke depan pihaknya akan transparan dan akan menerima masukan masukan dari berbagai pihak.

“Kalau kita bicara akuntansi itu ada aturannya 109 yang terpublikasikan. Potensi pajak yang akan digarap sesuai arahan pak bupati, untuk zakat ASN ini akan diprioritaskan,”terangnya.

Selanjutnya berbagai potensi yang ada di Kabupaten Cianjur ini yakni peternakan dan perikanan.

“Target untuk 2022-2026 kalau sementara kan Rp21 miliar, insya Allah kelipatan 2 lah. Realisasi Rp20 miliar koma sekian,”ujarnya.

H.Tata menjelaskan, sistem penarikan zakat saat ini tidak ada perubahan, namun untuk inovasi baru akan ada sehingga potensi yang belum tergali akan siap digali sesuai dengan ketentuan yang ada .

“Potensi ASN 13.000 ASN kalau sekarang berdasarkan kebijakan Bupati per orang 50 ribu tinggal dikalikan saja. Sebelumnya surat imbauannya ada, namun sekarang vakum tidak berjalan. Insya Allah nanti tim kami akan melanjutkan menggali potensi yang ada,”pungkasnya. (byu)