Kerusuhan di Gekbrong, Lima Jadi Tersangka, Dua Dalam Pengejaran

DUA BURON: Kelima tersangka berhasil diamankan Polres Cianjur pasca kejadian kerusuhan di Kecamatan Gekbrong. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Kepolisian Resor (Polres) Cianjur berhasil mengamankan lima tersangka kasus kerusuhan di Kampung Baros Rt3 Rw4 Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong.

Kelima tersangka tersebut yakni Pian alias Dono, Jafar Sidik, Mukarom, Ayi Hardini dan Hermansyah alias Kumis. Selain para tersangka, barang bukti dari kejadian pun turut diboyong ke Polres Cianjur seperti dua senjata tajam berupa golok, satu buah kayu, tiga buah bambu, satu sepeda motor, satu mobil, satu buah halu besi, satu samurai, satu cerulit dan pakaian korban.

Dari penuturan Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan, para pelaku menggunakan mobil dengan membawa sajam serta kayu dan bambu melakukan kekerasan terhadap korban yang mengakibatkan meninggal dunia. Ternyata, bukan hanya lima orang saja, saat ini pihak Polres Cianjur masih melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya.

“Permasalahannya yaitu dari BPPKB mendatangi PP dengan jarak berdekatan, kemudian ada ketersinggungan untuk tidak menggunakan atribut. Kemudian didatangi kembali dengan bersama-sama, sehingga terjadi bentrokan fisik yang mengakibatkan meninggal dunia,” ujar Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan.

BACA JUGA : Deklarasi Damai Cianjur, Forkopimda Kumpulkan Seluruh Ormas dan OKP

Mengenai keberadaan pos dan bendera atribut, hal tersebut merupakan ranah pemerintah daerah yang perlu dikaji dan sudah disampaikan oleh Polres Cianjur agar tidak mendirikan pos-pos yang tidak semestinya.

“Itu ranahnya pemerintah daerah dan sedang dikaji. Keberadaan ormas bukan menjadikan kita tidak bersatu, secara visi dan tujuan itu sama untuk memajukan Kabupaten Cianjur,” paparnya.

Kelima tersangka dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP ancaman hukuman 12 tahun penjara, Pasal351 ayat 3 KUHP ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1991 ancaman 10 tahun penjara dengan membawa senjata tajam.

“Dua pelaku sudah teridentifikasi dan dalam pengejaran kita,” tutupnya. (kim)