Penyebab Tabrakan Beruntun di Gekbrong Terungkap

EVAKUASI: Truk bermuatan teh air kemasan melintang di tengah jalan Gekbrong dikarenakan kecelakaan rem blong. (Foto Hakim Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com – Satuan Lalulintas Polres Cianjur memaparkan kronologis lengkap mengenai kejadian kecelakaan di Kampung Pajagan, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong pada Selasa (28/9) malam lalu. Kronologis itu dipaparkan oleh Kanit Lakalantas Polres Cianjur, Iptu Anjar.

Sebelum kejadian, truk tronton bermuatan air teh kemasan dengan nomor polisi B 9790 TXT yang dikemudikan Yudi Guntur sedang berhenti di pabrik Aqua. Saat berhenti, truk tersebut diganjal pada bagian ban, diduga karena rem blong.

Namun, kelalaian terjadi. Kernet truk menarik ganjal sehingga mengakibatkan truk melaju kencang di turunan mengarah ke Cianjur.

Di depan truk tersebut terdapat dump truk di arah yang sama. “Setelah itu, truk tronton kembali melaju dan menabrak samping kanan kendaraan Toyota Avanza bernopol F 1767 US yang dikemudikan Alwi Sihabudin,” ujarnya.

BACA JUGA : Keterlaluan, Maling Beraksi Disaat Rumah Warga Dihantam Truk

Lanjutnya, truk tronton tersebut pun terus melaju dan turut menabrak samping kiri mobil pickup dengan nomor polisi F 8601 N yang tengah terparkir di salah satu rumah warga. “Mobil itu sedang parkir dan mengarah ke arah Sukabumi di depan rumah warga bernama Deni. Mobil itu dihantam hingga terdorong ke dalam dan rumahnya bagian depan hancur,” paparnya.

Selanjutnya, truk tronton tetap melaju dan menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Xenia bernopol F 1868 YZ yang dikemudikan oleh Dea Nurdiansyah dan membawa penumpang bernama Suci sehingga kendaraan terpental ke depan menyangkut di atas pohon.

Truk tronton masih melaju meski sudah menabrak beberapa kendaraan. Tak berselang lama, dua kendaraaan motor yang tengah melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi turut terkena imbasnya. Sehingga terpental ke area pesawahan.

“Ketika kendaran hendak oleng, bagian belakang truk tronton terguling dan menabrak mobil Daihatsu Terios bernopol D 1677 AHZ yang dikemudikan Hotma T Farlaungan Sinaga yang datang dari arah berlawanan,” tuturnya.

Kemudian, truk tronton terguling dengan bagian depan menimpa dua rumah. Posisi akhir truk tronton melintang di badan jalan dengan posisi akhir ban sebelah kanan berada di atas. “Akibat dari kejadian tersebut pengemudi truk tronton meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara empat korban lainnya mengalami luka ringan dan luka berat dengan kendaraan yang rusak. Kerugian materil diketahui berkisar di angka Rp50 juta. (kim)