PTM Larang Kantin Sekolah Buka

Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM)

RADARCIANJUR.com – Masa pandemi Covid-19 masih belum berakhir, maka diharapkan semua pihak dapat menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Maka Pemerintah Kabupaten Cianjur melarang semua kantin sekolah buka yang saat ini sudah sekolah dengan pembelajaran tatap muka (PTM).

Aturan tersebut diberlakukan dikarenakan kekhawatiran sekolah menjadi penyebab munculnya klaster baru Covid 19. “Saya tidak izinkan untuk buka. Alasannya karena kalau makan dan buka masker itu berbahaya,” kata Bupati Cianjur Herman Suherman menanggapi pelaksanaan PTM masih banyak kantin sekolah buka.

Herman mengatakan, pelarangan dibukanya kantin meski PTM telah dilaksanakan untuk mencegah adanya kontak erat di lingkungan sekolah. “Mungkin dari situlah terjadi kontak pertama penularan dan juga berkerumun,” ungkapnya.

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Cianjur, pelarangan yang dilakukan Pemkab Cianjur karena banyaknya terjadi muncul klaster baru di kota dan kabupaten lain yang berawal dari keberadaan kantin sekolah diakibatkan para muridnya membuka masker untuk menyantap makanan.

Herman menjelaskan, aturan pelarangan bukanya kantin berlaku kepada semua jenjang sekolah. “Semuanya kantin baik itu tingkat SD, SMP dan SMK,” jelasnya.

Disinggung mengenai kemungkinan kapan aturan tersebut dicabut, Herman meminta semua pihak untuk bersabar dan menunggu surat edaran dari Pemkab Cianjur. “Sampai saat ini tidak ada kantin yang buka, untuk kepastian dicabutnya aturan ini nanti ada edaran tertulis dari saya,” pungkasnya.(byu/nag)