Rahmat Korban Tenggelam di Waduk Cirata Akhirnya Ditemukan

TAK BERNYAWA: Rahmat Ramdani (14) ditemukan pada hari ketiga pencarian yakni Senin (4/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com- Korban tenggelam di Waduk Jangari Kecamatan Mande yakni remaja bernama Rahmat Ramdani (14) akibat menaiki sampan dan terbalik akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (4/10) malam dalam kondisi tak bernyawa. Korban ditemukan sekitar pukul 23.00 WIB dengan jarak lima meter dari tempat kejadian.

Kepala Satpolairud Polres Cianjur, AKP Heri Zanuari Prihadi mengatakan, Rahmat ditemukan oleh salah seorang pekerja KJALP bernama Lilim sekitar pukul 23.00 Wib dengan jarak lima meter dari titik tenggelam.

“Selanjutnya, korban dievakuasi ke tempat bongkar muat ikan dekat Dermaga Jangari dengan mempergunakan Kapal Patroli Sat Polairud dan LCR SAR Bandung,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, proses evakuasi berjalan cukup singkat yaitu hanya memakan waktu 45 menit. Jasad korban pun diserahkan kepada ayah korban Nasrudin oleh Polsek Mande.

“Pukul 00.40 Wib seluruh Tim SAR Gabungan melaksanakan konsolidasi dan menyatakan Operasi SAR ditutup dan selesai,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rahmat Ramdani hilang tenggelam di Waduk Cirata, tepatnya di KJA LP Blok Perairan Jatinenggang Desa Bobojong Kecamatan Mande pada Sabtu (2/10). Diketahui, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 Wib.

Kejadian bermula ketika rombongan remaja sebanyak sembilan orang datang ke Waduk Cirata untuk bermain. Mereka adalah SD (14), SM (18), TM (15), RT (18), RM (14), DA (19), HS (20), AD (16), dan BS (16). Saat itu, kondisi cuaca sedang cerah dan kondisi air pun sedang surut. Kecepatan angin pun diketahui rendah.

Saat itu salah seorang remaja bernama RT (18) memberitahu kepada pamannya bernama PW yang bekerja KJA LP bahwa mereka bermain ke kolam.

Setelah rombongan remaja itu tiba di KJA LP, mereka makan liwet bersama dan mancing di KJA. Namun, pada pukul 11.30 Wib, PW tertidur di saung kolam. Namun ketika tertidur, lima remaja yakni SD, SM, TM, RT, dan RM menaiki perahu tanpa izin PW.

Sebanyak empat anak dapat menyelamatkan diri. Sementara seorang anak tenggelam karena tidak bisa berenang yaitu RR. Ia merupakan seorang pelajar asal Kampung Pasirkawung Desa Ciranjang Kecamatan Ciranjang. (kim)