Cianjur Level 3, Pengelola Objek Wisata Mengaku Pasrah

Salah satu objek wisata alam di wilayah Puncak Ciloto Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Menyusul penetapan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur yang masuk Level 3, pengelola objek wisata mengaku pasrah jika pariwisata terpaksa harus ditutup lagi sementara.

“Jujur ketika mendengar Kabupaten Cianjur naik lagi PPKM level 3 kami kaget, dan pastinya ini jelas akan berdampak ketika objek wisata akan ditutup lagi,” ujar Manager Operasional Sevillage Puncak Cianjur, Hevny Gartiwa, Kamis (7/10/2021).

Dengan adanya hal itu, tentu pihaknya sangat berharap, kabupaten yang sering disebut Kota Tatar Santri ini penanganan penyebaran Covid-19 bisa lebih baik lagi, sehingga Cianjur dapat kembali turun level, menjadi PPKM level 1.

“Dengan kita sudah melakukan program vaksinasi ini, kami berharap Pemerintah juga perlu mengkaji ulang pemberlakuan bagi para pelaku pariwisata,”

Menurutnya, jika penutupan itu betul-betul terjadi, maka dampak bagi masyarakat terutama bagi para pekerja wisata, akan menghilangkan penghasilannya.

“Mudah-mudahan kondisi ini bisa diperbaiki lagi. Karena memang beberapa pekan kemarin kami pelaku usaha pariwisata sudah mulai banyak pengunjung lagi,” kata dia.

Bahkan secara persentase, ia menyebut, kenaikan beberapa pekan terakhir di saat masuk ke level 2 bisa mencapai 30%. Artinya pengunjung yang datang sudah banyak yang berlibur, tetapi dengan tidak mengabaikan Prokes.

BACA JUGA : Ganjil-Genap, Pengunjung Objek Wisata Cibodas Turun 20 Persen

“Jika rata-rata pengunjung yang datang di hari biasa itu mencapai 500 hingga 600 oranh. Dengan daya kapasitas bisa mencapai 3.000 pengunjung,” sebutnya.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur Pratama Nugraha menegaskan, pihaknya akan menginstruksikan kepada seluruh objek wisata yang ada di Tatar Santri ini supaya ditutup sementara. Lantaran kabupaten Cianjur kini masuk kembali penyebaran Covid-19 di level 3.

“Berdasarkan surat keputusan dari Kementerianenteri Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa kabupaten Cianjur ini masuk ke level 3 perpanjangan PPKM. Makanya kami terpaksa akan menginstruksikan kepada para pengelola objek wisata supaya tutup sementara,” ujar Pratama saat dihubungi radarcianjur.com, Rabu (6/10/2021).

Adanya hal tersebut, pihaknya tak bisa berbuat lebih jauh kaitan upaya agar objek wisata di Cianjur ini tetap buka. Meskipun setelah sekian waktu terakhir, pariwisata telah mulai menggeliat lagi.

“Padahal kemarin-kemarin itu sudah hampir normal lagi. Termasuk sudah cukup ramai pengunjung yang berliburan ke objek wisata yang ada di Cianjur ini. Tapi kita sekarang sedang membuat simulasinya kaitan dengan hal tersebut,” kata dia.

Seperti diketahui, berdasarkan surat edaran Instruksi Menteri Dalam Negeri, kabupaten Cianjur menjadi salah satu wilayah yang kembali masuk level 3 setelah adanya perpanjangan PPKM di Jawa dan Bali.

Termasuk, telah terbitnya Surat Edaran Bupati Cianjur dengan Nomor 443.1 / 7042 / KESRA tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dalam penanganan COVID-19 salah satunya pada tempat wisata di Kabupaten Cianjur.

Surat yang ditandatangani langsung Bupati Cianjur Herman Suherman tersebut dikeluarkan pada 05 Oktober 2021, bertepatan dengan pengumuman perpanjangan PPKM dan penerapan Cianjur menjadi PPKM level 3. (dan)