Gandeng TNI- Polri, Pemkab Cianjur Optimis Penuhi Kouta Vaksin

RADARCIANJUR.com- Dalam waktu 10 hari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur akan melakukan kolaborasi dalam rangka percepatan vaksinisasi agar segera naik level yang kini berada di zona level 3.

Seperti diketahui pekan lalu kabupaten Cianjur sempat berada di level 2, namun harus rela kembali terjun ke level 3 akibat capaian vaksin yang belum memenuhi.

Hal tersebut membuat pemkab Cianjur harus memiliki strategi agar mendapatkan stok vaksin untuk memenuhi kouta agar kembali naik menjadi level 2 bahkan level 1.

Bupati Cianjur H.Herman Suherman mengatakan, pertemuannya bersama Jajaran kepolisian dan TNI dalam rangka percepatan vaksin.

“Rapat ini yang dalam rangka percepatan vaksin yang di koordinasikan antara POLRI TNI dan pemerintah daerah,”Katanya kepada Radar Cianjur ditemui di Gedung Pendopo, kamis (07/10/2021).

Bupati menjelaskan, target yang disepakati untuk mencapai level 2 harus memiliki stok vaksin sebanyak 500 ribu.

“Untuk mencapai level 2 vaksin harus 500 ribu dibagi dalam waktu 10 hari, kita bagi-bagi antara TNI, POLRI dan Rumah sakit,”ungkapnya.

Lanjut Bupati, status level 1 Kabupaten Cianjur sudah menjadi rahasia umum jika menelisik dari fakt dilapangan, namun lagi-lagi kendala vaksin menjadi pemicu untuk turun level.

“Kalau penanganan covid kita level 1 hanya saja vaksin kita level 3, mudah-mudahan ada sinergitas antara pemkab Polri TNI dapat tercapai,”terangnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr. Irvan Nur Fauzi mengatakan, keadaan ini terjadi sejak 2 minggu dengan ditambahnya indikator vaksin selain asesmen WHO.

“kapasitas respon kita berupa tratmen, tracing itu sudah bagus berada di level 1, hanya saja dengan penambahan indikator vaksin yang dijadikan acuan. Kita mau tidak mau harus menerima kenyataan karena vaksin tidak mencapai 50 persen,”ungkapnya.

Irvan menuturkan, sangat penting adanya pembahasan strategi percepatan vaksin agar level Kabupaten Cianjur semakin baik.

“Sinergis sekali, Jadi TNI dan POLRI selain mendiskusikan ke sana, menentukan arah stretegi. Vaksin juga mereka support dan masing-masing vaksinnya ambil sendiri,”tandasnya. (byu)