Diduga Terlantar, Pria Paruh Baya Ditemukan Warga di Gorong-gorong Cipanas

Petugas dan pemerintah Desa Sindanglaya tengah mengevakuasi pria paruh baya yang ditemukan warga di Gorong-gorong. Foto: Istimewa

RADARCIANJUR.com – Pria paruh baya yang menggunakan kaos dan sarung ditemukan warga di gorong-gorong Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, jalur protokol Cipanas, Senin (11/10/2021).

Pria tua yang diketahui telah dalam kondisi lemas dan kurus itu akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas dan para relawan Sibat Desa Sindanglaya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasie Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sindanglaya, Muhammad Fadilah Ramadan mengatakan, pria itu mulai ditemukan warga dalam keadaan yang begitu memprihatinkan karena tampak tidak terurus dengan kondisi kurus.

“Kami langsung bergegas menuju ke lokasi bersama sopir ambulans desa yang dibantu relawan Sibat setelah menerima laporan dari warga, karena kondisinya cukup memprihatinkan, hingga akhirnya dievakuasi ke RSUD Cimacan,” ujarnya kepada radarcianjur.com, Senin (11/10).

Lebih lanjut, setelah dievakuasi, pria paruh baya itu kemudian mendapatkan penanganan medis agar dapat memulihkan kondisi tubuh yang hampir tinggal tulang tersebut.

“Setelah mendapatkan penanganan beberapa waktu, bersyukur warga tersebut akhirnya dapat dipulangkan ke alamat rumah yang diketahui dari pria tua itu,” kata dia.

Kepala Desa Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi menambahkan, dengan adanya hal seperti itu di lingkungan Desa Sindanglaya, pihaknya tentu merasa prihatin. Meskipun menurut informasi, bahwa pria paruh baya tersebut memang sempat tinggal di salah satu kampung di Desa Sindanglaya, namun saat ini, sudah puluhan tahun warga itu pindah ke daerah Sukaresmi hingga sekarang.

“Kalau dulu memang katanya sempat tinggal di Sindanglaya, tapi sekarang setelah puluhan tahun telah berada di Kampung Munjul Sukaresmi,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan kepada masyarakat khususnya di Desa Sindanglaya, agar bisa saling bekerjasama dan berperan aktif setiap ada hal di lingkungannya masing-masing. Sehingga ketika ada yang membutuhkan, atau terjadi sesuatu bisa segera ditangani.

“Yang terpenting adalah saling berkomunikasi dengan baik dengan pemerintah serta unsur lainnya jika terjadi sesuatu di lingkungan, sehingga kita bisa sama-sama menanganinya dengan baik,” pungkasnya. (dan)