PPKM Level 3 Cianjur, Okupansi Hotel Justru Meningkat

Ilustrasi Hotel
Ilustrasi

RADARCIANJUR.com – Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di kabupaten Cianjur ternyata tak menyurutkan tingkat hunian atau okupansi hotel dan restoran yang ada di Kota Tatar Santri ini.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pengurus Cabang (BPC) Kabupaten Cianjur, Nano Indrapraja menyebutkan, penerapan PPKM level 3 di kabupaten Cianjur ini tentunya tidak begitu berdampak terhadap para pelaku usaha khususnya hotel dan restoran yang tergabung dalam PHRI Cianjur.

“Para pelaku usaha hotel yang tergabung dalam anggota dan non anggota, okupansinya jika di weekday masih di kisaran rata rata 30%, sedangkan posisi weekend rata rata mencapai 60%, sehingga jika dirata-ratakan tingkat hunian hotel untuk month to date sebesar 35% – 40%,” terangnya kepada radarcianjur.com, Minggu (10/10/2021).

Meski begitu, ia tetap mengingatkan kepada rekan-rekan pengusaha hotel dan restoran agar tidak terlalu evoria dan tetap menerapkan protokol kesehatan terlebih mereka harus sudah memiliki sertifikat CHSE dan QR barcode peduli lindungi sesuai imbauan pemerintah.

“Jadi para tamu yang datang tentunya wajib memperlihatkan kartu vaksin dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Hal tersebut, lanjutnya, sebagai upaya membantu pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19. Sehingga PPKM bisa segera usai dan perekonomian kembali normal.

Di sisi lain, ia juga meminta kepada pemerintah, agar lebih memperhatikan rekan-rekan pariwisata terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Karena dari para pelaku pariwisata pun tentunya sudah sangat maksimal menerapkan anjuran pemerintah selama ini.

“Karena roda perekonomian harus tetap berjalan, maka teman-teman pelaku pariwisata khususnya hotel dan restoran di Cianjur pun diharapkan bisa diberi perhatian yang sama,” tandasnya. (dan)