Atlet Cianjur Tambah Medali Jawa Barat

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua

RADARCIANJUR.com- Atlet Kabupaten Cianjur kembali memberikan kabar bahagia di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua. Tiga atlet yang mewakili Jawa Barat menyumbang mendali perunggu. Meski mendapatkan perunggu, hal tersebut patut diapresiasi.

Perjuangan dari tetesan keringan dan juga kerja keras atlet tersebut tidak bisa dianggap enteng. Seperti Tim Hockey Outdoor Putri Jawa Barat. Selama pertandingan, tim hockey hanya satu kali menang, dua kali imbang dan tiga kali kalah.

Pada perebutan juara ketiga, Tim Hockey Jabar berhadapan dengan Tim Hockey Papua Barat yang dirasa cukup berat. Di quarter pertama, Jabar harus kehilangan angka.

Hal tersebut tidak menyurutkan tim untuk terus berupaya agar bisa memenangkan pertandingan. Kekompakan dan mental yang sudah teruji, membuat Jabar bangkit dan berhasil mengimbangi skor.

Kesempatan tersebut tidak dibuang sia-sia, di quarter kedua tim seakan sudah dalam kondisi panas. Hingga akhirnya kedudukan 2-1 sampai pertandingan usai. Jabar pun lolos menjadi juara ketiga.

Atlet Hockey Outdoor Putri, Leni Nursita mengatakan, Papua Barat memang menjadi salah satu tim yang dirasa berat. Akan tetapi tidak menyurutkan semangat tim.

BACA JUGA : Terjadi Kluster di Helaran PON ke-20, Bupati Cianjur Persilahkan Pulang Jika Hasilnya Negatif

“Papua Barat memang berat, tapi kita yakin bisa menang, meskipun di awal sempat kebobolan juga,” ujarnya.

Meski demikian, dalam pertandingan sangat terasa aura menegangkan yang bukan hanya dirasakan olehnya. Tapi demi membawa kebanggaan, dirinya bersama tim yakin.

“Alhamdulillah berkat kerjasama tim, kita berhasil menjadi juara tiga,” tuturnya.

Perjuangan bukan hanya dilakukan Tim Hockey Outdoor Putri Jabar. Ternyata perjuangan turut dilakukan Panjat Tebing yang atletnya merupakan putra daerah Kota Santri.

Atlet Panjat Tebing, Ijat mengungkapkan, PON kali ini diluar ekspektasi. Berbeda jauh dengan apa yang dipikirkannya dari mulai kondisi alam dan rute pertandingan.

“Alhamdulillah semua lancar, meski banyak hal yang tidak sesuai dengan rencana. Intinya hikmah dari PON Papua ini adalah kondusifitas tim sangat menunjang dalam meraih prestasi.

Dirinya kalah dalam kategori Lead mix dan Boulder mix. Kekalahan tersebut bukan karena kurang dari segi kondisi fisik. Namun salah strategi dalam penempatan posisi tim.

Baginya, hal tersebut menjadi pembelajaran yang berharga untuk diterapkan di kemudian harinya. (kim)