Moderna dan Pfizer Akan Kadaluarsa, Dinkes-Satgas Cianjur Fokuskan di Dosis Pertana

RADARCIANJUR.com- Vaksinasi di Kabupaten Cianjur terus digencarkan. Selain mengejar target vaksinasi yang ditetapkan Pemerintah Pusat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur pun menghabiskan kadaluarsa vaksin yang akan berakhir pada 25 Oktober 2021 mendatang.

Vaksin yang akan habis masa kadaluarsanya yakni Moderna dan Pfizer. Sehingga saat ini terus digenjot agar bisa terpakai.

Jubir Satgas Percepatan Percepatan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, untuk vaksin Moderna dan Pfizer mulai kadaluarsa pada 25 Oktober 2021. Mengingat, Cianjur hanya mendapatkan realokasi dari daerah lain.

“Kalo Pfizer memang dikirimnya udah bentuk cair sama udah tersisa 15 hari dari expired,” ujarnya.

Namun untuk vaksin jenis Sinovac yang ada di Cianjur masih bisa digunakan karena bisa bertahan mulai enam bulan hingga dua tahun.

“Kalau sinovac masih lama kadaluarsanya, terhitung pada 2022 itu sudah expired,” ungkapnya.

Lanjut Yusman, Cianjur mendapatkan realokasi sebanyak 30 ribu vaksin Pfizer dari Kabupaten Bandung. Mengingat, vaksin itu sudah berusia 15 hari, sehingga sisa seminggu masa kadaluarsa vaksin Pfizer.

“Jadi saat ini untuk yang dosis satu itu kita coba untuk diarahkan ke Pfizer atau Moderna karena keburu expired karena sisa waktu tinggal tujuh hari lagi,” paparnya.

Saat ini Cianjur memiliki stok 150 ribu vaksin Sinovac, 30 ribu vaksin Pfizer, dan seribu vaksin Moderna. Dirinya menyebut, pengajuan 500 ribu vaksin ke Pemerintah Pusat belum ada tindak lanjut.

“Tapi, pemerintah itu mau memberikan 225 ribu melalui dinas provinsi tapi itu belum baru ada realokasi,” ungkapnya.

Akan tetapi, pihaknya mengaku tidak tahu apakah realokasi vaksin yang diberikan daerah lain ke Cianju masuk ke dalam hitungan alokasi pusat atau tidak.

“Karena itu udah dalam bentuk cair dan expirednya itu tanggal 25 oktober. berharapnya sih tidak diitung,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, dr Irvan Nur Fauzy menambahkan, vaksin Covid-19 masih aman digunakan walaupun jelang masa kadaluarsa.

“Aman, prinsipnya sebelum expired akan diberikan langsung kepada masyarakat,” tutupnya. (kim)