Pinjol Ilegal Bakal Disikat Satgas SWI

RADARCIANJUR.com- Keberadaan pinjaman online (pinjol) sudah dirasa meresahkan oleh kalangan masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang terdampak bahkan harus meregang nyawa dengan melakukan bunuh diri. Bahkan, di Kabupaten Cianjur sempat beberapa kali terjadi teror yang dilakukan oleh pinjol.

Saat ini, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menginstruksikan agar pinjiol dapat ditindak tegas. Bahkan, Kapolri, Jendral Listyo Sigit turut senada dengan Presiden. Hal tersebut agar tidak ada lagi masyarakat yang terlilit oleh pinjol.

Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK)Kantor Regional II Jawa Barat, Iswahyudi mengatakan, berdasarkan data dan aduan masyarakat ke OJK, Satgas Waspada Investasi (SWI) akan menindaklanjuti data atau aduan pinjoil ilegal tersebut.

“Di dalam satgas terdapat instansi seperti Kemenkominfo, Polri dan lainnya untuk bersama-sama memerangi pinjol ilegal,” ujarnya.

Nantinya, Yudi menambahkan, situs atau aplikasi pinjol ilegal akan diblokir dan ditindaklanjuti secara hukum oleh Polri. Saat ini, data aduan dari masyarakat yang diterima OJK selama kurun waktu satu tahun sudah ratusan. Namun, mengenai jumlahnya, pihaknya tidak bisa mengakses hal tersebut dikarenakan masuk dalam ranah satgas.

“Kalau selama tahun ini sudah ratusan, tapi dari kurun waktu 2018 hingga sekarang sudah ribuan,” ungkapnya.

Pihaknya pun mengimbau, agar masyarakat lebih teliti dan bijak saat melakukan pinjaman terlebih terhadap pinjol. Sehingga hal-hal yang dirasa merugikan tidak terjadi di kemudian hari. (kim)