Pembangunan Puncak II Hingga 5 Triliun, Pemkab Cianjur Terus Desak Pusat

Jalan Puncak 2 di Kampung Ciseureuh RT 03 RW 06, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

RADARCIANJUR.com – Pemkab Cianjur terus berupaya mendesak Pemerintah Pusat agar segera melaksanakan pembangunan ruas jalur puncak dua.

Ruas jalur puncak dua dinilai menjadi salah satunya solusi untuk melerai dan mengantisipasi kemacetan di Puncak yang saat ini sering terjadi kemacetan, bahkan hampir setiap hari jalur puncak selalu diselimuti kemacetan yang berdampak besar pengaruhnya untuk Kabupaten Cianjur.

“Saya sama Bupati Bogor selaku pengusul dan juga komisi V DPR RI selalu melakukan koordinasi agar jalur puncak dua bisa terealisasi, bahkan Komisi V DPR RI sudah mengusulkan menjadi jalur Puncak dua ini sebagai Jalur Nasional strategis,”katanya.

Herman mengungkapkan jika jalur puncak dua dibangun, maka jalur Puncak tidak akan terjadi kemacetan.

BACA JUGA : Banjir “ Kadeudeuh “ dari Atlet Hingga Pelatih dan Manajer

“Karena salah satu solusinya hanya pembangunan jalur puncak dua, sekarang kalau puncak satu kan ga bisa dilebarkan, kemaren waktu pandemi puncak macet, coba kalau puncak dua dibangun ga akan macet, saya mendesak pemerintah pusat untuk dilaksanakan pembangunan kasihan masyarakat,”ungkapnya.

Herman menjelaskan, berbagai pihak turut mendukung salah satunya perkebunan PT. MPM dengan mengibahkan lahan untuk pembangunan ruas jalur puncak dua.

“Ini hanya tinggal dari Pemerintah Pusat saja, kalau Cianjur tidak ada masalah, bahkan di depan Menteri Agraria pihak PT. MPM akan menghibahkan tanah yang akan dilalui oleh jalur puncak dua,” ujarnya.

Sementara untuk anggaranya sendiri, Herman menyebutkan, Pemkab Cianjur sepakat dengan Pemerintah Bogor untuk meminta anggaran sebesar lima trilyun rupiah.

“Bagi Pemerintah Pusat kan itu mungkin tidak terlalu berat, kalau dari Pemda sangat besar segitu,”kata Herman.

Untuk upaya menarik perhatian Pemerintah Pusat, Pemkab Cianjur kini tengah melakukan pembangunan cor beton ruas jalur eksisting yang berlokasi di Ruas Jalur Kampung Ciseureuh Desa Batulawang.

“Pembangunannya masih dilaksanakan, mudah-mudahan dengan dibangun jalur eksisting Pemerintah Pusat mulai melaksanakan Pembangunan Jalur Puncak dua,”paparnya.

Herman mengatakan, jika Pembangunan Puncak dua dilaksanakan, maka akan dangat banyak manfaat khususnya bagi Masyarakat di Kabupaten Cianjur.

“Bahkan dari segi ekonomi pun bisa lebih meningkat ketika banyak pengunjung yang datang ke Kabupaten Cianjur,”terangnya.

Dengan dibangunnya jalur puncak 2, Herman berharap para wisatawan banyak berkunjung ke tempat wisata Cianjur sehingga mendorong ekonomi lebih meningkat.

“Kalau sekarang kan karena macet, jadi pada malas ke Cianjur, sekarang vila tidak terisi, hotel pengunjung ya masih sedikit, karena banyak pengunjung yang enggan ke Cianjur dengan dalih macet, kalau sudah dibangun mungkin investasi di Cianjur bisa tumbuh seperti dulu lagi,”imbuhnya.

Saat ini lanjut Herman, koordinasi terus dilakukan agar pembangunan segera diselesaikan, meskipun hasilnya sampai saat ini masih belum ada kabar.

“Kalau sekarang mungkin tidak ada pilih-pilih pembangunan karena semua sama di massa pandemi ini tidak ada pembangunan, bahkan menurut saya puncak dua di mata Pemerintah Pusat sudah terasa begitu pentingnya tapi situasi pandemi pembangunan dimana-mana terhenti upaya kita dari Pemda saya saking gregetnya ingin puncak dua ditangani jalan eksisting sudah kita lakukan pembetonan,”jelasnya.

Sementara, Zaki, warga Kampung Ciseureuh RT 03 RW 06, Desa batu lawang, Kecamatan Cipanas, berharap, jika pembangunan jalur puncak dua segera direalisasikan, karena akan banyak sekali manfaat bagi Warga sekitar Khususnya.

“Kalau dibangun kan bisa meningkatkan ekonomi, jadi banyak yang lewat kesini, sekarang aja kalau sabtu dan minggu dari Jakarta suka banyak yang lewat sini kalau yang tau,”pungkasnya. (byu)