PMP4KC Gencar Sosialisasi Pemekaran

Salah seorang tim PMP4KC Kota Cipanas sedang melakukan sosialisasi ke desa-desa yang ada di wilayah Utara Cianjur. (Foto: Istimewa)

RADARCIANJUR.com – Tim Perkumpulan Masyarakat Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pembentukan Kota Cipanas (PMP4KC) sejak 2020 hingga saat ini masih gencar melakukan sosialisasi ke desa-desa yang ada di wilayah Utara Cianjur terkait dengan pemekaran.

Namun di sisi lain, tahapan dari Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Cianjur Selatan, justru tinggal menunggu persetujuan bersama antara Gubernur dan DPRD Provinsi Jawa Barat.

Koordinator Antar Lembaga dari PMP4KC, Aher Rojudin mengatakan, sosialisasi yang dilakukan kini merupakan salah satu upaya pihaknya dalam memberikan pemahaman serta wawasan tentang pemekaran wilayah Utara Cianjur, yang akan menjadi Kota Cipanas. Sehingga masyarakat yang ada di seluruh desa di lima kecamatan wilayah Cianjur Utara itu dapat memahami secara baik.

“Sosialisasi yang kami lakukan ini sudah sejak 2020 lalu, namun kini kita gencarkan lagi ke desa-desa yang belum kami sambangi. Sehingga ketika nanti ada verifikasi kajian ke lapangan, masyarakat sedikit besarnya akan tau tentang pemekaran Kota Cipanas ini,” ujar Aher, Kamis (14/10/2021).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, dari 54 desa yang tersebar di lima kecamatan seperti Pacet, Cipanas, Sukaresmi, Cugenang dan Cikalongkulon, kini sudah hampir tinggal 30 persen lagi dilakukan sosialisasi.

“Jadi dari 54 Desa itu, kita sudah datangi 42 desa yang ada di Kecamatan Cipanas, Pacet dan Sukaresmi. Tinggal beberapa desa lagi yang ada di Kecamatan Cugenang dan Cikalongkulon,” jelasnya.

Selain untuk pengkajian tahapan pemekaran wilayah Utara Cianjur, lanjutnya, sosialisasi pun dilakukan agar dapat mengantisipasi kekhawatiran di lapangan saat ada verifikasi ke masyarakat oleh timsus nanti.

“Kan nantinya akan dilakukan verifikasi secara acak untuk kajian pemekaran wilayah Utara Cianjur ini. Makanya kami berupaya terus untuk mensosialisasikan pemekaran Cipanas ini,” ujarnya.

Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur, Asep Sopyan menyebut, bahwa tahapan proses pemekaran Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Cianjur Selatan, hanya tinggal menunggu persetujuan bersama antara Gubernur dengan DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Jadi proses tahapan administrasi yang kita jalani sekarang itu harus ada proses persetujuan bersama antara Gubernur dan DPRD Provinsi,” ujar Asep, Kamis (14/10).

Dengan begitu, lanjutnya, persetujuan bersama di provinsi nanti diharapkan bisa terlaksana pada akhir tahun ini atau awal tahun depan sesuai agenda yang sudah direncanakan.

“Jika berdasarkan hasil kajian kapasitas daerah (kapasda), CDPOB Cianjur Selatan relatif lebih tinggi dibandingkan CDPOB lainnya di Jawa Barat. Hanya saja, secara politis, tetap saja tinggal menunggu di tingkat provinsi,” pungkasnya. (dan)