DPRD Cianjur Soroti Kesenjangan dan Kesejahteraan Guru Honorer Cianjur

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Kesenjangan hingga kesejahteraan guru honorer masih rendah di Kabupaten Cianjur.

Gaji yang kecil dan perlakuan yang beda kerap diterima guru Honorer sehingga menimbulkan kesenjangan yang sangat nampak terlihat di bandingkan dengan guru yang telah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal tersebut disoroti komisi D DPRD Kabupaten Cianjur sebagai sebuah permasalahan yang harus diselesaikan Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Abdul karim Anggota Fraksi Gerindra dan juga anggota Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur meminta Pemkab Cianjur untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer.

“Disetiap kesempatan kita rapat dengan intansi terkait, kita minta agar diperhatikan guru honorer. Tentunya kesejahteraannya dan saya mendengar kebanyakan guru honorer kehidupannya cukup miris,”katanya.

Menurutnya, kesejahteraan guru honorer adalah salah modal untuk mendidik para siswa di setiap sekolah.

“Kita mendorong dan mendukung pemkab agar dapat memberikan solusi agar honorer bisa disejahterakan sehingga dalam mendidik di setiap sekolah dapat maksimal,”ungkapnya.

Selain itu, Abdul Karim juga menyoroti kinerja guru yang telah berstatus PNS yang datang semaunya dalam mengajar.

“Disinilah kesenjangan yang menurut saya menjadi problem, karena bagi honorer hitungan gajinya per jadwal lebih giat, sementara PNS yang jelas-jelas abdi negara malah korupsi waktu,”terangnya.

Ia menyebut, agar tak terjadi guru yang bertindak demikian harus adanya pengawasan dari instansi terkait.

“Itu pengawasannya mesti lebih ditingkatkan lagi,”pungkasnya. (byu)