Maudy Ayunda Jadi Investor di Startup Segari

Radarcianjur.comStartup grocery commerce, Segari mendapatkan angin segar untuk mengembangkan bisnisnya melalui pendanaan Seri A dari para investor. Salah satunya adalah publik figur ternama Tanah Air, yakni Maudy Ayunda.

Maudy Ayunda menyampaikan antusiasmenya untuk terlibat dalam Segari. Perempuan lulusan Stanford University tersebut tertarik berinvestasi di Segari karena dampak yang diciptakannya bagi masyarakat dan petani, serta pengalaman berbelanja yang dirasakan.

“Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, saya sudah menjadi pelanggan Segari dan saya langsung menjadi penggemar karena produk yang saya dapatkan selalu segar karena langsung dari petani. Pemesanan produk juga sangat mudah dan diantarkan langsung ke rumah,” ungkap dia dalam siaran pers, Selasa (19/10).

Bagi Maudy, investasi itu lebih dari sekadar nominal yang dikontribusikan. Dampak untuk membantu petani lokal dalam mendapatkan penghasilan yang adil pun menjadikannya tertarik masuk sebagai salah satu pemodal Segari.

“Membuat saya semakin tertarik dengan Segari. Saya rasa ini adalah model bisnis yang bisa menjadi masa depan industri e-grocery Indonesia,” tutur dia.

Dikatakan, bahwa dirinya tidak sabar untuk memberikan kontribusi positif bagi masa depan Indonesia bersama Segari dalam mengembangkan terobosan yang dapat menjawab tantangan mendasar masyarakat dan petani. Apalagi berdasarkan pengamatannya, ekosistem startup di Indonesia saat ini semakin menjanjikan.

“Mereka memiliki potensi yang besar, dilengkapi dengan visi dan eksekusi yang matang, startup seperti Segari bisa menjawab kebutuhan masyarakat dengan lebih baik dan lebih cepat dengan pendekatan yang lebih dinamis,” ungkap Maudy.

Adapun, Co-founder Segari, Farand Anugerah mengatakan, dirinya dan Maudy memiliki visi yang sama, yakni ingin memberikan dampak positif kepada masyarakat Indonesia melalui teknologi selepas kembali ke Indonesia. Farand sendiri diketahui merupakan lulusan dari Harvard University.

“Begitu saya menceritakan impian Tim Segari untuk mengembangkan layanan e-grocery, Maudy memberikan respons yang sangat positif,” tambahnya.

Saat ini tren belanja pangan online diperkirakan masih menjadi pilihan masyarakat, bahkan setelah pandemi berakhir. Untuk itu pihaknya selalu berupaya menjaga kualitas kesegaran produk yang dijual dengan harga terjangkau.

Jaringan mitra petani yang luas di Jawa dan Sumatera dengan sistem desentralisasi gudang serta jaringan mitra penjualan memungkinkan Segari untuk mengirimkan pesanan dalam waktu 15 jam setelah panen. Dengan proses pemesanan praktis, pelanggan tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan produk segar berkualitas.

“Kebanyakan produk segar di pasaran terkadang melampaui batas kesegaran, sehingga tidak lagi masuk kategori Grade A+ dan menjadi kekhawatiran konsumen saat berbelanja produk segar. Jaminan kesegaran terbaik yang kami tawarkan untuk menjawab kekhawatiran ini mendapat banyak respon positif pelanggan,” pungkas dia.(Jpc)