Hilang 40 Hari, Pemuda di Cugenang Ditemukan Gandir di Pohon Cengkeh

GANDIR: Anggota Polisi dari Polsek Cugenang akan melakukan evakuasi jenazah AS (34) yang tergantung di pohon cengkeh. (Foto Polsek Cugenang For Radar Cianjur)

RADARCIANJUR.com- Seorang warga Kampung Rasyid Desa Wangunjaya Kecamatan Cugenang yang bernama AS (34) meninggal dunia dalam kondisi gantung diri.

Pria tersebut nekat mengakhiri hidupnya di pohon cengkeh. Dari informasi terhimpun, ia dilaporkan pergi dari rumahnya selama 40 hari.

Panit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Ferry mengatakan, kali pertama jasad AS ditemukan oleh warga yang akan mencari rumput di kebun yang tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat.

Jasad pria tersebut, menggantung di pohon cengkeh dengan menggunakan tali tambang.

“Jasadnya ditemukan menggantung di pohon cengkeh dengan menggunakan tali tambang dengan ketinggian 1,20 cm, dan 40 cm dari batang pohon ke leher korban,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhum AS dilaporkan hilang sekitar 40 hari sebelum ditemukan tewas gantung diri.

“Kita masih mendalami penyebab, almarhum AS melakukan bunuh diri dengan memintai keterangan dari para saksi dan keluarganya,” ungkapnya.

Ferry menyebutkan, jasadnya langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan pemeriksaan luar mayat.

“Jasadnya sudah dibawa pihak keluarga, untuk selanjutnya dimakamkan. Karena sesuai permintaan pihak keluarga tidak dilakukan autopsi,” tutupnya. (kim)