Gelontorkan Ratusan Juta, Pemdes Cipanas Bangun Aula Desa dan Musholla

Tampak gedung lantai dua masih tanpa proses pembangunan untuk aula Desa Cipanas. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Untuk meningkatkan kenyamanan dalam pelayanan bagi masyarakat, Pemerintah Desa (Pemdes) Cipanas membangun aula desa di lantai dua dan merenovasi musholla yang ada di lingkungan kantor desa beberapa waktu terakhir hingga saat ini Jum’at (22/10/2021).

Kepala Desa Cipanas, H. Agus Sahputra mengatakan, pembangunan yang sedang dilaksanakan hingga saat ini merupakan penerapan anggaran yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Cianjur serta bantuan provinsi (Banprov) beberapa waktu kemarin.

“Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Pemkab sebesar Rp150 juta yang langsung direalisasikan untuk membangun aula desa berkapasitas 300 orang di lantai dua kantor Desa Cipanas,” terangnya, Jum’at (22/10).

Meski telah memiliki GOR serbaguna sejak dari dulu yang berada di samping kantor desa, namun menurut Agus, fasilitas itu telah lebih dimanfaatkan untuk berolahraga masyarakat secara umum.

BACA JUGA : Bupati : Sewa Lahan SMAN 2 Cianjur Kewenangan Pemprov Jabar

“Jadi kami bangun aula desa berukuran besar ini supaya setiap ada kegiatan baik itu RT RW maupun pelayanan lain bagi masyarakat tidak susah lagi dan akan lebih nyaman di saat digunakan,” katanya.

Namun begitu, Agus mengatakan, mengingat keterbatasan anggaran yang dinilai masih kurang untuk membangun aula desa senilai Rp 150 juta, maka pembangunan aula desa tersebut dilakukan secara bertahap setelah nanti memiliki dana selanjutnya.

“Mengingat anggaran yang ada masih terbatas, maka pembangunan dilakukan secara bertahap hingga mencapai 80 persen. Jadi setelah ada lagi dana, maka akan segera dirampungkan,” ujarnya.

Tak hanya pembangunan aula, Pemdes Cipanas pun kini sedang merenovasi musholla yang bersumber dari anggaran Pemprov Jabar senilai Rp 35 juta.

“Alhamdulillah kami pun mendapatkan Banprov beberapa waktu kemarin yang diterapkan senilai Rp 35 juta. Mudah-mudahan semua yang direalisasikan ini dapat meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Sehingga ketika warga datang ke desa lebih merasa nyaman dan dihargai,” kata dia. (dan)