Warga Karangtengah Mau Bayar Pinjol, Malah Kena Hipnotis

Ilustrasi

RADARCIANJUR.com- Kasus hipnotis melalui sambungan telepon kembali terjadi. Kali ini kejadian tersebut menimpa Nadia (bukan nama sebenarnya), yang merupakan warga Desa Babakan Caringin Kecamatan Karangtengah. Bukan nominal yang sedikit. Uang sejumlah Rp3 juta harus diikhlaskannya.

Kejadian tersebut berawal ketika Nadia akan melakukan pembayaran pinjaman ke salah satu aplikasi pinjaman online (pinjol).

Namun, saat akan dibayarkan, aplikasi mengalami gangguan. Tak berselang lama, dirinya menerima telepon dari orang yang mengaku sebagai petugas dari aplikasi tersebut dengan memerintahkan untuk melakukan transfer secara bertahap.

“Waktu itu kan mau bayar pinjaman, pas mau bayar aplikasinya error. Enggak lama dari situ, ada telepon mengaku sebagia petugas aplikasi pinjaman dan surut transfer pembayarannya sampai jumlahnya Rp3 juta,” ujarnya melalui pesan singkat.

Hingga akhirnya, Nadia pun tersadar dengan kejadian tersebut. Dirinya pun langsung meminta bantuan kerabatnya untuk melaporkan kepada aplikasi pinjol terkait kejadian tersebut. Akan tetapi, pihak aplikator enggan bertanggungjawab. Pasalnya bukan kesalahan dari pihak perusahaan.

“Pas mau dihubungi lagi, nomer saya udah diblokir sama yang mengaku petugas aplikator tersebut, sekarang mah pasarah saja mau bagaimana lagi,” tuturnya. (kim)