Kadar Oksigen di Cirata Dalam Kondisi Merah

Foto : Aktivitas petugas gabungan bersihkan hamparan eceng gondok di dermaga blok Coklat, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur.

RADARCIANJUR.com Kadar Oksigen di Genangan Cirata Dalam Kondisi Merah, hal tersebut karena tertutup hamparan eceng gondok seluas 300 hektare.

Hal tersebut disampaikan, Komandan Sektor 12 Citarum Harum Kolonel CZI Suyatrinu Wardedi.

Ia mengatakan, sebanyak 15 hektare hamparan eceng gondok di genangan Cirata yang masuk ke wilayah Cianjur mulai dibersihkan petugas gabungan.

“Sebanyak lima alat berat diturunkan bersama petugas gabungan dari pembangkit Jawa bali (PJB), Sektor 12 Citarum Harum, BPBD Cianjur, Satpol PP Kabupaten Cianjur, dan Gabungan pembudidaya ikan keramba jaringan apung Jangari,”katanya

Pada kegiatan tersebut direncanakan dihadiri bupati Cianjur, namun hanya diwakili oleh Asda Bidang Ekonomi dan Pemerintahan Kabupaten Cianjur, Budi Rahayu Toyib.

“Kadar oksigen dalam genangan Cirata sangat menghawatirkan sehingga dalam kondisi merah,” ujarnya

Wardedi mengatakan, hal tersebut dilakukan berdasarkan hasil pantauan dari udara keberadaan gulma eceng gondok tersebut sampai dengan saat ini sudah mencapai 300 hektare di atas permukaan air Cirata tiga kabupaten dan untuk wilayah Cianjur tertutup sekitar 15 hektare.

“Selain mengganggu aktivitas warga baik itu pedangang dan juga nahkoda perahu mesin, juga sangat berdampak pada perkembangan ikan,”ungkapnya.

Wardedi menjelaskan, selain menghambat ke perkembangan ikan dan kualitas air untuk kebutuhan pembangkit listrik di Cirata.

“Tentunya turbin pengendali air pun nantinya akan terhambat, jadi, saya harap semua elemen masyarakat agar ikut andil dan terus sama-sama berupaya untuk mengendalikan eceng gondok tersebut,”paparmya.

Sementara itu Asda Bidang Ekonomi Budi Rahayu Toyib. mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan kegiatan bersih-bersih gulma eceng gondok yang saat ini sudah mencapai kurang lebih 300 hektare yang ada di genangan Waduk Cirata.

“Kegiatan bersih-bersih eceng ini tentunya akan dilakukan secara berkelanjutan dengan harapan peredaran eceng gondok ini bisa teratasi,”kata budi.

Jika dibiarkan menurut budi akan sangat berdampak kepada budidaya ikan dan tentunya akan merugikan para petani.

“Kalau dibiarkan, tentunya akan sangat berdampak pada perkembangan ikan bagi para pembudidaya ikan di keramba jaring apung,”pungkasnya.

(byu)