Jalur Protokol Cipanas Penuh Sampah, Kadar Peduli Lingkungan Menurun

Sejumlah petugas kebersihan saat menyisir gundukan sampah di jalur protokol Cipanas. (Foto: Dokumentasi)

RADARCIANJUR.com Koordinator Kebersihan Keindahan dan Ketertiban (K3) Kecamatan Cipanas, Dede Ikhsan menilai, tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan di kawasan jalur Protokol Cipanas menurun.

Hal tersebut terlihat dari gundukan sampah yang ada setiap harinya di trotoar jalan Cipanas.

Padahal, tim kebersihan sudah rutin melakukan penyisiran di sepanjang jalur protokol Cipanas.

“Menurut kami kesadaran warga untuk menjaga lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya semakin menurun. Sehingga sampah menumpuk dan menganggu pejalan kaki,” kata Dede, Rabu (27/10).

Dede mengaku, berbagai upaya gencar dilakukan agar sampah tidak menumpuk, diantaranya dengan membuat jadwal pengangkutan sampah, melakukan imbauan dengan memasang spanduk kebersihan, hingga kampanye kebersihan di media sosial.

“Meski sudah ada upaya itu, sebagian warga masih ada saja yang ngeyel, bahkan tetap membuang sampah di trotoar dan sungai,” katanya.

Dede berujar, setiap pagi tim kebersihan rutin menyisir sampah di seputaran jalan nasional Cipanas yang nantinya akan merambah ke titik-titik lain.

Rencana kedepan, pihaknya akan menerapkan sistem operasi tangkap tangan atau OTT buang sampah berupa operasi 24 jam di lokasi tersebut.

“Jadi di setiap titik yang rawan tempat pembuangan sampah akan terus kami pantau,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dede mengungkapkan, terdapat sejumlah titik rawan masyarakat buang sampah sembarangan.

Salah satunya di Sungai Cisarua Lembah Koi, jalan protokol Cipanas, jalan dekat toko-toko, dan jalan perbatasan Cipanas dengan Pacet.

“Pembuang sampah biasanya dari warga yang melintas maupun masyarakat sekitar, kami akan lakukan pemantauan lebih intensif agar sampah tidak terus menumpuk,” ungkapnya.

Baca juga : Gelontorkan Ratusan Juta, Pemdes Cipanas Bangun Aula Desa dan Musholla

Dede mengimbau kepada semua pihak termasuk para petugas kebersihan, tim penanganan sampah dan lingkungan agar terus aktif mengajak masyarakat untuk lebih peduli dengan tidak membuang sampah di trotoar maupun ke sungai.

Selain mengganggu fasilitas umum, Dede menambahkan, juga mengganggu kesehatan masyarakat karena sampah salah satu sumber penyakit yang bisa mengurangi keindahan Kota Cipanas.

“Kami berharap, masyarakat Cipanas untuk tertib dalam membuang sampah, buanglah sampah di titik-titik yang sudah ditentukan dan kami imbau jangan membuang sampah di trotoar, bahu jalan, ataupun tempat lainnya,” pungkasnya.

(dan)