Masyarakat Akan Laporkan Kades Tilep Insentif Guru Ngaji

RADARCIANJUR.com- Masyarakat akan laporkan dugaan penyelewengan insentif guru ngaji yang dilakukan oknum Kepala Desa di salah satu Desa di Kecamatan Cilaku.

Selain itu masyarakat juga akan melaporkan bentuk pelanggaran hukum memalsukan tanda tangan para guru ngaji yang dilakukan oleh oknum kepala Desa DF untuk pencarian dana insentif 38 guru ngaji yang tertera di SPJ pada tanggal 30 Desember Tahun 2020.

Salah satu masyarakat yang tak mau disebutkan namanya akan membawa ke jalur hukum atas dugaan penyelewengan insentif guru ngaji dan pemalsuan tanda tangannya.

“Kita akan laporkan oknum kepala Desa DF kepada Aparat penegak hukum agar mempertanggungjawabkan perbuatannya,”katanya kepada Radar Cianjur.

Sementara itu Irbansus Inspektorat Daerah (Itda) Kabupaten Cianjur Endan turut menanggapi perihal dugaan penyelewengan anggaran dan pemalsuan tanda tangan insentif guru ngaji.

“Di inspektorat terkait permasalahan tersebut, sampai hari ini belum menerima laporan dugaan penyelewengan anggaran insentif Guru ngaji,”katanya.

Endan menjelaskan, Pihaknya baru akan melakukan tindak lanjut jika sudah ada laporan dari masyarakat.

“Kalau ada pengaduannya, nanti pimpinan akan memerintahkan untuk melakukan tindak lanjut,”ungkapnya.

Ia menyampaikan, masyarakat dapat memberikan laporan dengan membuat surat atas keluhan yang dialami.

“Masyarakat bisa laporan walaupun tanpa identitas dengan menyampaikan keluhannya,”paparnya.

Senada dengan yang disampaikan, Kasi Intel Kejari Cianjur Trio Andi telah memperoleh informasi terkait dugaan penyelewengan anggaran insentif guru ngaji beserta pemalsuan tanda tangannya.

“Nanti kami akan coba arahkan ke bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cianjur untuk menindaklanjuti,”pungkasnya.

(byu)