DPRD Kota Bogor Akan Panggil Dishub Terkait Dana Penyehatan Sebesar Rp5,5 Miliar

RADARCIANJUR.com –Komisi II DPRD Kota Bogor akan segera memanggil Dinas Perhubungan (Dishub) dan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dalam waktu dekat ini, untuk meminta informasi berkaitan dengan laporan keuangan operator bus Transpakuan itu ketika masih beroperasi dengan normal.

“Kami ingin tahu sejauh mana (pengelolaan anggaran). Terutama mengenai penggunaan dana penyehatan sebesar Rp5,5 miliar saat 2018. Ini harus ada keterangannya, apalagi sudah ada audit. Makanya kami meminta itu dibuka, mana yang menjadi persoalan,” ujar Ketua Komisi II, Rusli Prihatevy kepada wartawan, Kamis (28/10/2021).

Menurut dia, hasil dari rapat tersebut nantinya akan dilaporkan ke Badan Musyawarah (Bamus) untuk mendorong terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) baru demi menguak tabir yang terjadi di PDJT.

“Harus betul-betul transparan mengenai situasi dan kondisi PDJT,” tegas Rusli.

Menurut Rusli, usulan pembentukan pansus baru untuk menguak tabir penggunaan anggaran PDJT merupakan usul yang baik, demi transparansi PDJT yang dioperasikan menggunakan uang rakyat.

Selain itu, Rusli juga menyoroti mengenai tertundanya pengesahan Raperda perubahan status PDJT menjadi Perumda Transpakuan. Kata dia, seharusnya raperda tersebut sudah selesai, agar PDJT dapat kembali hidup sehingga dapat mensejahterakan karyawannya.

“Ada beberapa guidance dalam raperda itu yang saya liat berpotensi baik,” katanya.

Namun, lantaran kondisi PDJT yang saat ini sedang tersandung kasus hukum, Bamus pada saat itu belum bisa menindaklanjuti dengan mengesahkan raperda tersebut.

“Kami ingin memastikan dulu ke kejaksaan bahwa ini clear and clean. Kami juga ingin meminta keterangan Plt Dirut PDJT, minimal dia tahu akar persoalan, jangan sampai persoalan ini menjadi pertanyaan publik,” pungkasnya.

(Adi/pojokbogor)