Berikan Layanan Terbaik bagi KPM

DISALURKAN: Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

RADARCIANJUR.com – PT. Utama Virezsya Gumelar, sebagai agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Gandasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur mendapatkan apresiasi karena menjaga kualitas bahan pangan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Bahkan pejabat sekelas Kepala Dinas Sosial pun sempat pula meninjau langsung disaat pembagian BPNT.

“Alhamdulillah, keagenan kita mendapatkan apresiasi dari Pak Kadis Sosial,” ujar Pimpinan PT. Utama Virezsya Gumelar, Ilham Ramdhan Gumelar (30), Sabtu (30/10/2021).

Ilham menuturkan, pihaknya akan selalu menjaga kualitas bahan pangan yang dibagikan kepada KPM. Hal tersebut demi menjaga kredibilitas perusahaan yang dipimpinnya. Selain itu, KPM sendiri mayoritas adalah penduduk yang memang sudah lama dikenalnya.

“Saya akan memberikan bahan pangan dari Program BPNT sebaik mungkin kepada tetangga saya. Kita hidup di kampung, yang sudah mengenal baik satu sama lainnya. Jadi tidak mungkin saya membuat mereka kecewa,” tutur Ilham.

Ilham yang sarjana ilmu komunikasi ini menjelaskan, sebagai orang yang berusaha di bidang perdagangan, tentu sudah merasakan pahit getir didalam prosesnya. Mulai dari bahagianya menerima kepuasan pelanggan dan KPM, maupun cobaan dari pihak-pihak yang ingin menyainginya.

“Bagi saya, tidak menjadi masalah apabila ada pihak lain yang ingin berusaha di bidang yang sama. Saya sama sekali tidak akan merasa tersaingi karena rezeki sudah diatur Allah,” ucapnya mantap.

Termasuk jadi agen penyalur BPNT, lanjutnya, asalkan prosesur dan tatacaranya sesuai aturan dan etika yang ada. Jangan sampai hanya karena ingin usaha maju tapi dengan menjelek-jelekan rekan bisnis sendiri.

“Saya tidak berbicara soal orang lain. Ini hanya pegangan saya pribadi untuk tidak merugikan orang lain hanya karena ingin meraup untung,” imbuh Ilham yang diamini Resti (30) sang istri tercinta.

Dijelaskannya, contohnya beberapa hari lalu sempat ada persoalan berbau fitnah yang ditujukan kepadanya dalam bidang usaha agen penyalur Program BPNT. Malahan terdapat pula bubuhan tandatangan dari beberapa KPM yang mendiskreditkan kualitas bahan pangan darinya. Namun setelah dicek, ternyata masyarakat KPM merasa tandatangannya bukan untuk persoalan Program BPNT, namun akibat iming-iming dari pihak lain yang mengatakan masyarakat tersebut akan menerima bantuan jenis lain. Dan bahan pangan berupa daging yang diisukan busuk, sama sekali tidak terbukti.

“Namun saya sudah memaafkan, biarlah itu menjadi urusan yang bersangkutan dengan Allah SWT. Dan yang terpenting, Pak Kadinsos sendiri sudah melihat secara langsung baiknya kualitas bahan pangan Program BPNT yang kami salurkan,” tutup Ilham.(*/ndk)