Akibat Hujan Deras, Warung Bakso dan Mobil Amblas ke Jurang

Warung bakso dikampung sarampo lebak RT 01 05, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang

RADARCIANJUR.com- Diduga Tempat Penahan Tanah (TPT) tak mampu menahan erosi, warung bakso milik Amin (37) kampung sarampo lebak RT 01 RW 05, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang amblas dan jatuh ke jurang sedalam 10 meter, Senin (01/11/2021).

Selain itu, satu unit mobil merah jenis Suzuki Futura dengan Nopol F 1613 WJ juga ikut terjun ke aliran sungai Bunikasih.

Peristiwa ambrolnya bangunan yang terletak kampung sarampo lebak RT 01 05, Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang bermula dari derasnya hujan yang melanda kawasan tersebut, pada Minggu Malam, 31/10/2021.

Amin sang pemilik mengatakan, sebelum terjadinya kejadian ambruknya warung miliknya sudah terlihat tanda retak-retak pada beberapa bagian sudut bangunan.

“Untuk Luas bangunan 9×5 meter, malam itu di cek sudah terlihat retak-retak, Pagi jam 09.00 WIB kejadian ambruk, saya menduga akibat tanah labil gak bisa nahan,”katanya.

Amin menjelaskan, warung bakso miliknya baru dibangun 20 hari yang lalu dan akan segera diresmikan.

Beruntung ketika kejadian tersebut menimpa warung milik amin, ia sedang berada di rumahnya.

“Saya tau dari tukang ojeg yang lewat, kondisi warung lagi kosong, cuma ada gerobak sama mobil aja,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bunikasih, Memed mengatakan, pihaknya telah berupaya dengan menghubungi pihak kepolisian.

“Kami hubungi Polsek Warungkondang agar menerjunkan alat berat untuk proses evakuasi  mobil yang jatuh ke jurang,”paparnya.

Memed menuturkan, akibat peristiwa tersebut pemilik warung mengalami kerugian hingga puluhan juta.

“Tak ada korban jiwa, karena sedang kosong, untuk kerugian di taksir mencapai 60 juta,”pungkasnya. (byu)