Maling Berkeliaran di RSUD Sayang, Satu Motor Raib

TEREKAM: Pencuri motor tengah melakukan pembobolan terhadap kendaraan keluarga pasien RSUD Sayang. Pencurian tersebut terjadi siang hari. (Foto Istimewa)

RADARCIANJUR.com– Satu unit kendaraan roda dua milik keluarga pasien atas nama M Dani (20) dengan nomor polisi F 4801 OV hilang di parkiran basement RSUD Sayang Cianjur. Kejadian tersebut berawal ketika M Dani yang tengah menemani kakanya untuk jaga yakni Misbahudin (31) merupakan warga Kampung Cibening Rt02 Rw02 Desa Cisarandi Kecamatan Warungkondang. Dirinya tiba di RSUD Sayang pada Senin (1/11) pukul 18.00 WIB.

Saat akan pulang ke rumah pada Selasa (2/11) sekitar pukul 11.00 WIB, Dani tidak menemukan motor matiknya tersebut terparkir. Sontak remaja tersebut panik dan melaporkan kejadian kehilangan tersebut kepada Misbah yang merupakan kakanya.

“Jadi adik saya datang itu kemarin sekitar pukul 18.00 WIB untuk menemani saya jaga keluarga yang dirawat, pada saat akan pulang jam 11 siang motornya sudah tidak ada. Saya pun mengecek ke CCTV rumah sakit dan benar ada yang mengambil,” ujar Misbahudin.

BACA JUGA : Tuntut UMK Cianjur Naik Sampai 21 Persen

Dirinya pun merasa bingung, motor tanpa tiket bisa lolos dari pengawasan pihak setempat. Dirinya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Sektro (Polsek) Cianjur Kota.

“Ya saya intinya meminta ganti rugi, kenapa bisa sampai seperti itu. Padahal kan itu menggunakan tiket, tiketnya ada di adik saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Dirut RSUD Sayang, dr Darmawan belum mendapatkan informasi mengenai kejadian kehilangan tersebut. Saat ini dirinya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

“Saya kurang tahu, nanti saya cek dahulu,” terangnya.

Perihal ganti rugi, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu mengenai keberadaan kendaraan yang terparkir.

“Kita lihat posisinya, saya baru tau kasusnya,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya masih menanti hasil pemeriksaan di lokasi kejadian dari pihak kepolisian.

“Info barusan hasil dari BAP polisi bahwa pihak pelapor melaporkan kehilangannya tidak kuat alat bukti takutnya modus mengada-ngada. Saat ini tengah diselidiki tim dari security RSUD Sayang dengan pihak polsek,” jelasnya.

Di sisi lain, Kapolsek Cianjur Kota, Kompol Ahmad Suprijatna belum menerima laporan mengenai kehilangan tersebut.

“Saya belum menerima laporan kehilangan kendaraan motor di RSUD Sayang, mungkin laporan ke Polres Cianjur,” singkatnya. (kim)