Sekolah Vokasi IPB University Resmikan Teaching Factory (TeFa) Koperasi Agribisnis

Jajaran pengurus dan mahasiswa civitas akademika Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB foto bersama usai kegiatan pendirian TeFa Koperasi Agribisnis.

RADARCIANJUR.com – Segenap civitas akademika Program Studi Manajemen Agribisnis Sekolah Vokasi IPB mendirikan Koperasi Agribisnis.

Acara pendirian koperasi dihadiri langsung oleh Dekan Sekolah Vokasi IPB Dr. Ir Arief Darjanto. M.Ec, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor Samson Purba, dan Ketua Program Studi Manajemen Agribisnis SV IPB, Dr. Ir Anita Ristianingrum, M.Si.

Pada kegiatan itu pun sekaligus disahkannya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), studi kelayakan unit bisnis koperasi dan pemilihan Pengurus Koperasi. Di mana Pengurus Koperasi Agribisnis diketuai oleh Muh Faturokhman, S.Pt, M.Si.

“Tujuan Pendirian TeFa Koperasi Agribisnis adalah mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan menunjang pendirian Program Sarjana Terapan Program Studi Manajemen Agribisnis,” kata Ketua Program Studi Manajemen Agribisnis SV IPB, Dr. Ir Anita Ristianingrum, M.Si.

Selain itu, Ia berharap TeFa Koperasi Agribisnis dapat menunjang kegiatan praktikum mahasiswa PS Manajemen Agribisnis, khususnya pada mata kuliah yang membutuhkan TeFa sebagai tempat praktik langsung mahasiswa.

Pendirian TeFa Koperasi Agrisbisnis juga diharapkan dapat meningkatkan nilai Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Tambahan PS Manajemen Agribisnis.

“Ke depan TeFa Koperasi Agribisnis dapat dijadikan tempat PKL mahasiswa PS Manajemen Agribisnis,” ujarnya.

Jumlah mata kuliah yang menerapkan metode pembelajaran berbasis project riil dari dunia kerja (PBL) akan meningkat. Kehadiran TeFa ini akan memfasilitasi mahasiswa membuat project riil terkait dengan proyek koperasi agribisnis. Sehingga persentase mahasiswa yang memiliki sertifikasi kompetensi skema manajemen pemasaran sesuai standar dan kebutuhan dunia kerja akan meningkat, karena dibuat SOP yang akan mempelajari aspek pemasaran koperasi, tahap evaluasinya adalah mengikuti uji kompetensi skema pemasaran di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sekolah Vokasi IPB.

Dengan berdirinya TeFa Koperasi Agribisnis maka peran kampus mendukung praktik Ekonomi Pancasila dan UUD 1945 menjadi nyata adanya. Selain menjadi tempat praktik bisnis mahasiswa dalam aplikasi inovasi-inovasi bisnis berbasis sociopreneur.

“TeFa Koperasi diharapkan dapat memberikan ilmu dan keterampilan mahasiswa untuk mengelola koperasi agribisnis untuk menjadi manajer maupun pengurus koperasi agribisnis, sehingga terjadi peningkatan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya peranan koperasi agribisnis dalam mendukung usaha-usaha agribisnis,” harapnya. (*/sal)