BIN Jabar Suntik Vaksin 1.000 Santri di Kabupaten Cianjur

BIN Jabar Gelar Vaksinasi di Cianjur
Badan Intelejen Negara (BIN) Jawa Barat turut mendorong proses vaksinasi yang diinstruksikan Presiden Jokowi dan Kepala BIN, Budi Gunawan.

RADARCIANJUR.com– Gelaran vaksinasi kembali dilakukan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) di Kabupaten Cianjur tepatnya di Pondok Pesantren Al Mubarokah, Kecamatan Ciranjang dengan menyasar 1.000 santri, adapun jenis vaksin yang digunakan berjenis Vaksin Coronavac.

Kepala BIN Daerah Jabar, Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mengejar target 70 persen kekebalan komunal. Program vaksinasi bagi pelajar merupakan salah satu arahan dari Presiden Joko Widodo dan Kepala BIN, Budi Gunawan.

“Hari ini sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden dan Kepala BIN, kami dari BIN melanjutkan program vaksinasi bagi anak pelajar dan para santri di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Hal ini juga dalam rangka menekan angka kenaikan Covid-19 di kalangan anak-anak,” ujarnya.

Dirinya menegaskan, vaksinasi bisa menyelamatkan diri sendiri serta keluarga dari penyebaran Covid-19, sehingga herd immunity bisa terbentuk. Gelaran vaksinasi di pondok pesantren dan sekolah sangatlah penting guna mencegah santri dan pelajar terpapar virus corona.

“Anak-anak santri atau siswa merupakan salah satu target utama dalam pemberian vaksin, karena tingkat penularan Covid-19 sangatlah cepat. Anak-anak pun harus tetap selalu menerapkan protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Anak-anak pada masa pandemi harus diberikan perhatian khusus,” tuturnya.

Dedy berharap, kekebalan komunal bisa tercapai agar pandemi cepat berakhir. Dirinya pun mengemukakan, kegiatan kali ini merupakan akselerasi dari program vaksinasi tiga juta dosis per hari yang merupakan target pemerintah.

Ia mengingatkan kepada masyarakat Indonesia yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, walaupun sudah divaksin, tetap ada kemungkinan terpapar jika tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Tetap mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, serta yang lainnya,” tutupnya.(rik/*)