Bupati Tekankan Petani Cianjur Jadi Pemasok Utama Kebutuhan Lokal

Salah satu lahan pertanian di wilayah Kabupaten Cianjur. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Sektor pertanian merupakan salah satu penyumbang Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar di Kabupaten Cianjur.

Lahan yang sangat luas dan ditunjang oleh sumber daya manusia (SDM), sudah lebih dari 8000 petani di Cianjur terdata. Maka tak heran, jika sebagian besar di kota Tatar Santri ini masyarakatnya berprofesi sebagai petani.

“Dengan kebutuhan pasar yang hampir 75 persen seperti sayuran dan lain-lainnya bagi masyarakat Cianjur, tentu kami berharap, hal tersebut justru dapat dipenuhi pula oleh petani-petani Cianjur,” ujar Bupati Cianjur Herman Suherman dalam Pertemuan Koordinas District Multi Stakeholder Forum (DMSF) Program Kewirausaan dan Ketenagaan Sektor Pertanian Youth Enterpreneurship And Employement Support Services (YESS) di aula Bappeda Cianjur, belum lama ini.

Lebih lanjut Herman mengatakan, dengan adanya potensi tersebut, kiranya dorongan dari pemerintah pusat dan pihak-pihak lain bisa tersentuh. Salah satunya oleh program Youth Enterpreneurship And Employement Support Services (YESS).

Karena menurutnya, program YESS itu dapat selaras dengan target pembangunan bidang pertanian dan visi misi Pemkab Cianjur.

“Saya berharap program YESS ini bisa menjadi penopang untuk mewujudkan visi Cianjur yang mandiri, maju, religius dan berakhlak mulia,” kata Herman.

Terakhir, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Bogor atas dipilihnya Kabupaten Cianjur sebagai sasaran program YESS.

Wakil Direktur II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor DR. Tri Ratnasari Dewi menambahkan, bahwa program YESS ini memiliki empat komponen cukup penting, yang diantaranya adalah peningkatan kapasitas pemuda pedesaan di bidang pertanian, pengembangan wirausaha muda pedesaan, fasilitasi akses keuangan dan membangun lingkungan usaha yang kondusif.

“Jadi untuk di Jawa barat itu ada 4 Kabupaten yang menjadi sasaran program YESS, yakni kabupaten Cianjur, Subang, Sukabumi dan Tasikmalaya,” bebernya. (dan)