Siswa SMK Tri Mitra Karawang Jadi Yang Terbaik di Ajang Vocational Video Challenge (VVC) 2021          

JUARA: Karya dari Siswa SMK Mitra Industri MM 2100, Ropi Ramdani dengan materi penggantian V-Belt dan Roller.

RADARCIANJUR.com – Ropi Ramdani siswa SMK Tri Mitra Karawang yang merupakan perwakilan dari PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda di Jawa Barat, berhasil meraih penghargaan terbaik atau juara ke-1 pada gelaran kompetisi Vocational Video Challenge (VVC) 2021 yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM).

General Manager Technical Service DAM, Denny Budiman mengucapkan selamat kepada Ropi Ramdani atas pencapaian prestasi luar biasa pada ajang VVC 2021 yang telah mendapatkan juara pertama. Gelaran ini khusus untuk pelajar SMK yang menerapkan kurikulum Tenik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

“Kegiatan ini tentunya sebagai upaya kami untuk memberikan dukungan terhadap dunia vokasi khususnya para siswa SMK untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang mereka pelajari di masa pandemi ini,” ujar Denny.

Karya video vokasi dengan materi penggantian V-Belt dan Roller dari Ropi Ramdani yang merupakan siswa kelas XII dari SMK Tri Mitra Karawang ini telah berhasil bersaing dengan 704 video kreatif lainnya yang berasal dari seluruh Indonesia. Video karya Ropi dengan berdurasi 9 menit 46 detik ini menghadirkan video edukasi menarik dengan memberikan gambaran detail-detail praktik yang mudah dipahami para siswa dalam praktik di sekolah.

Kompetisi ini dilakukan secara berjenjang, Ropi Ramdani juga telah mengikuti rangkaian seleksi yang sangat ketat di tingkat Regional yang dilaksanakan oleh DAM pada 22 September 2021 dan menjadi perwakilan dari Jawa Barat. Memasuki tingkat Nasional, terpilih 40 video terbaik dari seluruh Indonesia dan video tersebut kembali di seleksi oleh AHM untuk mencari karya terbaik dengan memberikan apresiasi bagi 3 video terbaik dan 1 video terfavorit pilihan masyarakat.

Video kreativitas para peserta dinilai berdasarkan originalitas video, kualitas video, kesesuaian konten video dengan tema yang dipilih dan juga nilai dari sisi cara menyampaikan materi. Selain itu, penilaian juga dilihat dari sisi penerapan keselamatan kerja dan penggunaan alat dan bahan sesuai peraturan yang berlaku.

“Alhamdulillah setelah melewati proses yang cukup panjang dan ketat dari mulai seleksi regional hingga nasional, akhirnya saya bisa menjadi siswa terbaik pada ajang VVC 2021. Saya berharap ilmu yang saya dapatkan ini dapat berguna dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah,” ujar Ropi.(*/sal)