Peringati Maulid Nabi, Ponpes Al-Riyadl Gelar Sholawat dan Lomba Liwet

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw yang sekaligus menggelar lomba liwet di Ponpes Al-Riyadl. Foto: Dadan Suherman/ Radar Cianjur

RADARCIANJUR.com – Suasana kemeriahan Maulid Nabi Muhammad terlihat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Riyadl, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (07/11/2021) sejak pagi hingga selesai.

Tak hanya menggelar sholawat dan ceramah agama, Ponpes asuhan KH. Pipin S Aripin ini pun menghelat lomba masak liwet yang diikuti orang tua santri-santriwati dari berbagai daerah.

Hampir ribuan santri pun ikut menyemarakkan peringatan kelahiran Junjungan Nabi besar Muhammad Saw ini dengan rasa syukur dan semangat, yang berlangsung di Madrasah besar Ponpes pimpinan Wakil Ketua PCNU Cianjur ini.

“Jadi ini kolaborasi antara peringatan Maulid nabi dan lomba liwet ibu-ibu, agar peringatan di setiap tahunnya sedikit berbeda serta menarik,” ujar KH. Pipin kepada radarcianjur.com.

Dalam peringatan yang digelar bersamaan dengan lomba liwet, lanjutnya, hasil daripada masakan yang disajikan tersebut bakal diberikan ke para Mustami atau jamaah yang hadir.

“Jadi masakan liwet yang telah dibuat dan dinilai oleh dewan juri secara independen itu kemudian disajikan bagi jamaah yang hadir dalam peringatan Maulid di Ponpes ini,” kata Pipin.

Penilaian sendiri, kata Pipin, dilakukan oleh dewan juri dari alumni’ Ponpes Al-Riyadl, Ibu Kepala Desa Cipanas, dan beberapa penilai lainnya secara netral. Sehingga lomba itu dapat dilakukan secara objektif dan profesional.

“Meskipun ini hanya seru-seruan dalam peringatan Maulid Nabi, tapi tetap untuk lomba liwet dilakukan secara objektifitas dan sesuai dengan kriteria penilaian yang adil,” ujarnya.

Dalam peringatan Maulid pun, ungkap Haji Pipin, rutin digelar setiap tahunnya. Selain diharapkan meningkatkan iman dan taqwa para santri, juga dapat memicu motivasi antusias warga atau calon santri di luar sana untuk mondok di pesantren.

“Alhamdulillah setiap tahunnya kami rutin memperingati hari besar Islam khususnya Maulid Nabi dengan mengundang para Mubaligh. Mudah-mudahan ini dapat memicu serta motivasi para santri untuk mondok di pesantren,” pungkasnya. (dan)